Melanggar Kode Etik Berat, MKMK Putuskan Copot Anwar Usman Sebagai Ketua MK!
:
0
Anwar Usman. dok. tvOnenews.
EmitenNews.com - Terbukti melanggar etik berat terkait konflik kepentingan dalam putusan Mahkamah Konstitusi soal syarat minimal usia capres-cawapres, Ketua MK Anwar Usman dicopot. Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), yang diketuai Jimly Ashhiddiqie dalam amar putusannya Selasa (7/11/2023), menjatuhkan sanksi pemberhentian Anwar Usman dari jabatan Ketua MK. Tetapi, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tetap sah sebagai bacawapres yang mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.
"Hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik dan perilaku Hakim Konstitusi," ujar Jimly Ashhiddiqie dalam amar putusan yang dibacakan saat sidang di Gedung MK, Jakarta, Selasa malam.
Jimly Asshiddiqie menyatakan, Anwar Usman sebagai hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat kode etik dan perilaku hakim konstitusi. "Menjatuhkan sanksi pemberhentian dari jabatan ketua MK kepada hakim terlapor."
Keputusan tersebut diambil setelah MKMK melakukan pemeriksaan terhadap Anwar Usman sebanyak dua kali. MKMK juga sudah mengumpulkan fakta serta pembelaan dari Anwar Usman.
Peraturan MK Nomor 1 pasal 41 tahun 2023 tentang MKMK menjelaskan, terdapat tiga jenis sanksi pelanggaran yang diberikan kepada Hakim Konstitusi yang terbukti melanggar etik.
Related News
Sadap Telepon Presiden, Mensesneg Sebut Arahnya Makar dan Berbahaya
Sadap HP Presiden, Mantan Kapolri Jenderal Listyo Jadi Tersangka
Transformasi SDM Unggul, Bank BSN Sabet Human Capital Awards 2026
Karhutla di Tanah Air, Polri Tetapkan 265 Tersangka, 20 dari Korporasi
Silmy Karim Didakwa Peras Penjamin WNA Rp168,92M, JPU Bongkar Modusnya
Kata Pandu Sjahrir Soal Polemik Supra Sekuritas





