Melejit 52 Persen, ADMR Medio 2024 Catat Laba USD248,76 Juta
:
0
Pengurus Adaro Minerals usai melakukan paparan kepada media. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Adaro Minerals (ADMR) per 30 Juni 2024 membukukan laba bersih USD248,76 juta. Menanjak 52 persen dari periode sama tahun lalu USD163,51 juta. Oleh sebab itu, laba per saham dasar dan dilusian menjadi USD0,0061 dari USD0,0040.
Pendapatan usaha USD607,03 juta, melesat 30,93 persen dari episode sama tahun lalu USD463,60 juta. Beban pokok pendapatan USD277,06 juta, bengkak dari posisi sama tahun lalu USD210,25 juta. Laba kotor tercatat USD329,97 juta, meningkat 30 persen dari posisi sama tahun lalu USD253,35 juta.
Beban usaha USD20,63 juta, mengalami perosotan dari USD35,99 juta. Penghasilan lain-lain USD250,87 ribu, anjlok dari sebelumnya USD1,79 juta. Laba usaha tercatat USD309,59 juta, menanjak 41 persen dari edisi sama tahun lalu USD219,15 juta. Biaya keuangan USD11,31 juta, mengalami penciutan dari USD17,12 juta.
Penghasilan keuangan USD15,09 juta, surplus 79 persen dari posisi sama tahun lalu USD8,41 juta. Laba sebelum pajak penghasilan USD313,37 juta, mengalami lonjakan 48,91 persen dari edisi sama tahun lalu USD210,43 juta. Beban pajak penghasilan USD65,54 juta, bengkak dari USD46,39 juta. Laba periode berjalan USD247,82 juta, naik dari USD164,04 juta.
Total ekuitas terkumpul USD1,28 miliar, mengalami lompatan dari akhir 2024 senilai USD1,03 miliar. Jumlah liabilitas USD325,18 juta, mengalami penyusutan secara signifikan dari akhir 2023 sebesar USD657,37 juta. Tola aset USD1,6 miliar, mengalami koreksi dari akhir tahun lalu USD1,69 miliar. (*)
Related News
Lolos Fit and Proper Test OJK, Noel DCruz Resmi Jadi Komisaris NISP
Kabel Laut Pukpuk TLKM Koneksikan Langsung Papua ke Jaringan Global
Yuk Berburu Dividen, 11 Saham Tawarkan Yield Menarik, Cek Jadwalnya!
Komisaris dan Direksi HEAL Borong Saham, Sinyal Optimisme Orang Dalam
BIPI Bidik 50 Persen Pendapatan Non-Batu Bara, Tanam Capex USD5 Miliar
BAF Siapkan Rp244,3 Miliar untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Juni 2026





