Menkeu Pastikan Sampai Akhir Tahun APBN Terkendali, Defisit Terjaga
:
0
Kkonferensi pers virtual tentang kebijakan pemerintah dalam mitigasi risiko dan antisipasi dinamika global, Selasa (31/3).(Foto: Setneg)
EmitenNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah juga terus menjaga kesehatan fiskal negara agar tetap mampu merespons gejolak ekonomi global. Ia juga memastikan bahwa hingga akhir tahun, kondisi anggaran tetap terkendali dengan defisit yang terjaga.
“Kami selalu menjaga anggaran berkesinambungan dan kami masih mempunyai ruangan untuk memberi cushion atau bantalan terhadap gejolak ekonomi dunia. Hitungan kita sekarang sampai rata-rata akhir tahun pun anggaran kita tetap berkesinambungan dan defisitnya tetap terkendali,” ujarnya dalam konferensi pers virtual tentang kebijakan pemerintah dalam mitigasi risiko dan antisipasi dinamika global, Selasa (31/3).
Purbaya menegaskan bahwa pengelolaan anggaran negara dilakukan secara hati-hati dan terukur sehingga tetap terkendali. Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena defisit anggaran dijaga dan tidak akan keluar dari batas yang telah diperhitungkan.
“Jadi teman-teman media dan masyarakat tidak perlu khawatir defisitnya tidak terkendali dan anggarannya morat-marit. Kita kendalikan dengan baik semuanya dan kita sudah hitung sampai dengan akhir tahun,” pungkasnya.
Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia tetap tenang, terukur, dan bergerak maju. Dengan fondasi ekonomi yang kuat dan pengelolaan fiskal yang disiplin, pemerintah memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil bermuara pada satu tujuan utama yakni menjaga stabilitas dan melindungi kepentingan rakyat.(*)
Related News
Trump Sesumbar Selat Hormuz akan Jadi Wilayah AS
Lunasi Obligasi 7 September, Bank SulutGo Alokasikan Dana Rp750 Miliar
APBN 2027 Target Pertumbuhan 6%, Asumsi Rupiah Rp17.500/USD
Di Sidang MPR, Prabowo akan Usut Direksi BUMN 32 Tahun ke Belakang
Di Sidang MPR Presiden Ungkap Keberhasilan Swasembada 8 Komoditas
Emas Antam Turun Rp36 Ribu Terimbas Profit Taking Global





