Menkop UKM: Pengelola Mal Harus Berani Jajakan Merek Lokal
:
0
EmitenNews.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan pengelola mal swasta harus berani menampilkan merek-merek lokal sebagai bentuk dukungan terhadap belanja produk dalam negeri (PDN)
"Terbukti di Gedung Sarinah, brand-brand lokal bisa menarik traffic yang luar biasa (41 ribu orang per hari). Saya kira ini momentum bagi kita untuk mulai menggerakkan masyarakat mencintai produk dalam negeri," ujarnya saat membuka Indonesia Retail Summit 2022 yang diadakan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) di Gedung Sarinah, Jakarta, Senin, (15/8).
Teten mengharapkan acara Indonesia Retail Summit 2022 menjadi momentum untuk mendorong konsumsi masyarakat belanja PDN mengingat produk-produk yang dihasilkan sudah sangat berkualitas.
"Saya kira kegiatan ini menjadi sangat penting untuk memulihkan ritel kita yang selama dua tahun terakhir mengalami stagnasi. Kita tahu di kuartal II-2022, pertumbuhan ekonomi kita membaik 5,44 persen yang 53 persennya itu ditunjang oleh konsumsi rumah tangga," ungkap Teten.
Menkopukm juga mengatakan pemerintah mendorong pengembangan koperasi pangan yang bertujuan untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan salah satu strateginya adalah fokus terhadap sektor riil, seperti sektor pangan maupun melibatkan perempuan dan generasi muda untuk berkoperasi.
"Sektor pangan menjadi salah satu sektor yang memegang peranan penting
dalam pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga pemanfaatan teknologi digital untuk kemandirian pangan Indonesia adalah sebuah keniscayaan," ujarnya.(fj)
Related News
5 Tewas di Kasus Longsor Gorontalo, Tambang Ilegal Risiko Sistemik
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Tertinggi di Wilayah Bapak Aing
Putusan MK, Relawan tak Bisa Adukan Pasal Penghinaan Presiden
MagangHub 2026 Buka 28.455 Lowongan di 3.672 Instansi
Fakta Baru Kasus Setoran Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli
Bahaya Karhutla, Terbesar di Tiga Wilayah di Kalimantan dan Sumatera





