Pandemi Covid-19, Dalam Tiga Hari Terakhir Kasus Baru Lebih Kecil dari Sebelumnya
:
0
Ilustrasi Covid-19. dok Pikiran Rakyat.
EmitenNews.com - Penanganan pandemi Covid-19 menunjukkan tanda-tanda menggembirakan. Dalam tiga hari terakhir, ada kecenderungan tambahan kasus baru selalu lebih kecil dari hari sebelumnya. Lihat saja. Per Ahad (14/8/2022), kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) bertambah 4.442 orang. Bandingkan dengan Sabtu (13/8/2022), terdapat 5.104 kasus baru, Jumat (12/8/2022), tambahan kasus mencapai 6.091 penderita. Mari tetap prokes.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Sabtu (13/8//2022) siang hingga Ahad, pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan 4.442 kasus infeksi virus Corona itu, total kasus Covid-19 di Indonesia, sampai Ahad ini, menjadi 6.282.774 kasus.
Demikian terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah, sampai hari ini. Pandemi Covid-19 bahkan sudah menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.
Meski menunjukkan tanda-tanda menurunnya kasus baru, pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes). Karena untuk menekan wabah Corona, dimulai dari menekan angka penularan.
Karena itulah, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.
Berdasarkan banyak penelitian, rajin mencuci tangan bisa menurunkan risiko penularan virus, termasuk virus Corona sebesar 35 persen.
Sementara memakai masker bisa mengurangi risiko penularan virus Corona hingga 45 persen kalau memakai masker kain. Sementara kalau menggunakan masker medis, risiko penularan berkurang hingga 75 persen.
Jadi, mari terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Ini penting, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, yang telah melanda negeri kita sejak Senin, 2 Maret 2020, saat kasus perdana diumumkan Presiden Jokowi.
Related News
Kemnaker Pangkas 50% Iuran JKK-JKM Bagi Pekerja Sampah
Rugikan Rakyat Rp100 T, Amran Minta Praktik Curang Pangan Disikat!
Gandeng New Hope Fintech, Kemendes Perluas Akses Pembiayaan BUM Desa
Berkah Hari Kemerdekaan, Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari
Menko Airlangga Pede ETF Emas RI Salip India dan Singapura
ETF Emas Meluncur, Wamenkeu Tekankan Pendalaman Pasar Modal





