Pelemahan Saham GOTO Berikan Imbas Penurunan Optimisme Investor Terhadap Pasar Saham
:
0
EmitenNews.com—Data perdagangan BEI selama periode 5 sampai dengan 9 Desember 2022 menunjukkan koreksi pada seluruh komponen. Kapitalisasi pasar Bursa mengalami penurunan sebesar 3,22% menjadi Rp9.206,404 triliun dari Rp9.512,969 triliun pada pekan sebelumnya.
Melihat data perdagangan yang minor, Praktisi Pasar Modal Lanjar Nafi turut memberikan komentarnya. Terapresiasinya nilai tukar rupiah terhadap USD gagal menjadi sentimen positif, Pasar saham Indonesia melemah diantara penguatan mayoritas indeks utama di Asia. IHSG turun 1.31% ke level 6715.12 dan LQ45 turun 1.19% kelevel 933.01 dengan sektor Energi dan Keuangan membebani pergerakan di Akhir pekan lalu.
Bank Indonesia merilis prakira penjualan eceran Indonesia yang tetap tumbuh positif karena adanya perbaikan terjadi di seluruh kelompok yang didorong oleh kelancaran distribusi. Nilai tukar rupiah terapresiasi 0.24% ke level 15583 rupiah per USD. Imbal hasil obligasi acuan tenor 10 tahun turun 1.2 basis poin ke level 6.953 persen.
Selama sepekan, IHSG turun 4.34% dan Indeks LQ45 turun 5.72% yang merupakan penurunan terdalam selama kurang lebih 29 pekan terakhir.
“Pelemahan saham GOTO yang telah signifikan selama 2 pekan terturut-turut memberikan imbas penurunan optimisme investor terhadap pasar saham Indonesia meskipun di tengah fundamental Ekonomi Indonesia yang relatif baik,” kata Lanjar kepada EmitenNews.com
Related News
IHSG Akhir Pekan Merosot ke 6.541, Big Banks Kompak Anjlok
Perkuat Hilirisasi, Entitas Arsari Group Gandeng Asahi Solder
IHSG Tertekan, Pilih Saham Fundamental Kuat dengan Arus Kas Solid
RATU Bidik Aset Migas Baru, Ekspansi Bisa Capai Luar Negeri
Tertekan Sentimen, IHSG Siang (11/9) Anjlok 1,49% ke Bawah Level 6.500
EmitenNews Awards 2026: Ajang Pencarian Jawara Emiten di 11 Sektor BEI





