Pengendali BCIP Kembali Lepas Belasan Juta Saham, Ini Alasannya
:
0
Kawasan industri yang dikelola BCIP.
EmitenNews.com - PT Bumi Citra Investindo (BCI), selaku pemegang saham pengendali PT Bumi Citra Permai Tbk. (BCIP), kembali mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di emiten properti tersebut.
Direktur BCI, Tahir Ferdian, dalam keterangannya Kamis (6/11), mengungkapkan bahwa perseroan telah menjual sebanyak 12.255.000 lembar saham BCIP pada periode 22 hingga 30 Oktober 2025 dengan rentang harga Rp103–Rp109 per saham.
Sebelumnya, pada 24–30 September 2025, BCI juga telah melepas 12.700.000 lembar saham di harga Rp114–Rp123 per saham.
“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk divestasi dengan kepemilikan saham langsung,” ujar Tahir.
Setelah aksi penjualan tersebut, total kepemilikan BCI di BCIP berkurang menjadi 532,1 juta lembar saham atau setara 37,22%, dari sebelumnya 544,4 juta lembar saham atau 38,08%.
Pada perdagangan hari ini Kamis (6/11) saham BCIP turun 1,77 persen ke level Rp111 per saham. Dalam sebulan terakhir tturun 7,5 persen dari Rp120 pada 6 Oktober 2025 2025.
Dalam 6 bulan naik 122 persen dari harga Rp50 pada 5 Mei 2025. Secara tahunan (YTD) melambung 122 persen dari harga Rp50 pada awal Januari 2025.
PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) bergerak dalam bisnis real estat termasuk pembukaan lahan, pengembangan, pematangan, dan penjualan. Perusahaan ini mulai beroperasi pada tahun 2003 dan memiliki lokasi industri di Tangerang.
BCIP mencatatkan sahamnya di BEI (IPO) pada 11 Desember 2009 sebanyak 500.000.000 saham atau 41,67% dari modal disetor pada Harga perdana Rp110. Dana yang diraup dari IPO Rp55.000.000.000 dan bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama PT. Pacific Capital, PT. Panca Global Securities, PT. Universal Broker Indonesia.
Pemegang saham per 30 September 2024.
Related News
YUPI Bagi Dividen Interim Bulan Ini, Telisik Besarannya
Penjualan COAL Q1 2025 Anjlok, Merosot hingga 50,2 Persen
Pendapatan Melorot, Laba MBSS Anjlok 71 Persen Kuartal I 2026
MSJA Jadwal Dividen Tunai 90 Persen dari Laba, Telisik Detailnya
Danantara Kempit Saham Bawah 1 Persen, Ini Respons GOTO
Jelang RUPSLB, INPS Bakal Tambah Lini Usaha





