Perluas Jejak Bisnis, ELPI Perkuat Logistik Offshore di Indonesia
:
0
Direksi ELPI menerima penghargaan. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com -PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), salah satu pemain di bidang layanan kemaritiman khususnya di bidang offshore, kembali mencatatkan prestasinya dengan meraih penghargaan dalam ajang Business Indonesia Logistik Award (BILA) tahun 2024. ELPI dinobatkan sebagai pemenang dalam kategori Emiten Kategori Perusahaan Pelayaran Offshore”, mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan terdepan di sektor industry pelayaran offshore.
Eka Taniputra- Direktur Utama ELPI, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. "Kami sangat bersyukur dan bangga menerima penghargaan ini. Ini adalah bukti nyata dari dedikasi seluruh tim kami dalam menghadirkan solusi logistik yang terbaik, khususnya di sektor offshore," ujarnya.
Di balik keberhasilan ELPI yang kini menjadi salah satu perusahaan terdepan di industrinya, berdiri dua sosok pemimpin dengan latar belakang yang saling melengkapi yaitu Eka Taniputra yang ahli bidang Engineering dan Efilya Kusumadewi yang berpengalaman di bidang science & technology menjadi pondasi kuat yang membawa ELPI menuju kesuksesan yang berkelanjutan.
Semula ELPI didirikan di Kota Ambon pada tahun 1992 yang di awal usahanya mempunyai Kapal untuk menunjang logistik kebutuhan pasokan listrik di Indonesia Timur. Dengan membawa citacita menjadikan ELPI sebagai Total Marine Solution baik di kancah Nasional maupun Internasional, ELPI memutuskan berpindah dari Ambon dengan menapakkan kaki di Surabaya pada tahun 2017.
Hanya dalam kurun waktu 4 (empat) tahun setelah berkantor pusat di Surabaya. ”Kami memutuskan untuk Go Public pada tahun 2022 karena telah mempunyai roadmap bisnis short term hingga 2025 dan longterm hingga 2030. Dimana target kita di phase pertama adalah diversifikasi core business dan ekspansi overseas,” ujar Efilya Kusumadewi-Direktur Keuangan.
Eka dan Efilya melakukan langkah strategis dengan membawa ELPI melantai di Bursa Efek Indonesia menjadi perusahaan Tbk tepatnya di tahun 2022 serta melakukan pengadaan kapal secara masif lebih dari 117 unit armada kapal di bidang offshore service vessel yang saat ini telah beroperasional di seluruh Wilayah Kemaritiman Indonesia.
Tidak memakan waktu lama setelah Go Public, Eka dan Efilya kembali melakukan gebrakan masif dengan memperluas basis klien dengan melakukan diversifikasi usaha di bidang Tug & Barge dan Bulk & Transhipment yang merupakan sektor logistik pengangkutan komoditi mentah yang telah mengantongi kontrak jangka panjang untuk mengangkut komoditi batu bara dengan target operasional pengangkutan batu bara sekitar 1,1jt matrik ton per tahunnya.
ELPI juga telah mendirikan Dynamic Position Training Center dengan sertifikasi dari Nautical Institute United Kingdom untuk pelatihan, dan pengembangan perwira kapal bidang offshore agar dapat bersaing di dunia internasional. Tidak hanya itu ELPI telah berhasil menembus penetrasi pangsa pasar Offshore di perairan Malaysia dengan mengakuisisi 2 (dua) perusahaan Malaysia di bidang Offshore Support Vessel dan mendapatkan kontrak jangka panjang untuk menunjang Perusahaan Minyak dan Gas terbesar di Malaysia.
ELPI juga memiliki afiliasi perusahaan shipyard sendiri yaitu PT Eka Multi Bahari di Balikpapan dan PT Orela Shipyard di Gresik termasuk engineer in house yang memberikan kemampuan ELPI untuk mengelola operasional secara efisien, ELPI mampu menyediakan layanan yang disesuaikan dengan spesifikasi klien. Perusahaan Shipyard yang merupakan afiliasi dari ELPI ini dirancang sebagai pusat inovasi dan produksi yang terintegrasi untuk membangun, memodifikasi, hingga melakukan pemeliharaan berbagai jenis kapal yang digunakan dalam operasi kapal-kapal milik ELPI.
Dengan kontrol penuh atas rantai produksi, ELPI dapat memastikan kualitas, waktu pengerjaan, dan biaya yang optimal, sesuai dengan Misi ELPI yaitu menyediakan pelayanan yang Safe, Reliable & Efficient. Kombinasi antara sektor bisnis Offshore dan Shipyard ini membuka peluang bagi ELPI untuk melakukan inovasi teknologi. ELPI saat ini melakukan pengembangan kapal berbasis energi ramah lingkungan melalui program Diesel Dual Fuel dan Multicat Hybrid.
Related News
Telisik! BREN, TPIA, CUAN hingga DSSA Dominasi Top Losers Pekan Ini
Pelototi, Ini 10 Saham Top Gainers dalam Sepekan
Pekan Kelabu, IHSG Anjlok 3,53 Persen, Asing Kabur Rp40,82 Triliun
Masyarakat ASEAN Target Empuk Scam Online, Google Turunkan Bantuan
Pertemuan Tump - Xi Jinping Angkat Kembali Dow Jones di Atas 50.000
Pemerintah Siapkan Support, Zarubezhneft Setuju Lanjutkan Blok Tuna





