Posko Nasional Ditutup, Seluruh Subsektor ESDM dalam Kondisi Aman
:
0
Kepala BPH Migas, Erika Retnowati menyebut kondisi pada subsektor minyak dan gas bumi (migas) serta ketenagalistrikan pada umumnya berada pada status aman.
EmitenNews.com - Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tahun 2024 Periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) resmi ditutup. Pada periode ini, kondisi pada subsektor minyak dan gas bumi (migas) serta ketenagalistrikan pada umumnya berada pada status aman.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati menyampaikan sinergitas antara Kementerian ESDM dengan anggota posko, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, merupakan salah satu penentu keberhasilan kegiatan Posko Nasional Sektor ESDM.
"Dalam pelaksanaan kegiatan Posko Nasional Sektor ESDM, kita telah melakukan sinergitas sehingga pelaksanaan Posko dapat berjalan lancar," ujarnya pada Konferensi Pers Penutupan Posko Nasional Sektor ESDM Tahun 2024 Periode RAFI, (19/4).
Erika menambahkan, dengan adanya sinergi antara Kementerian ESDM dengan anggota Posko, dan stakeholder lainnya, yakni Korlantas POLRI, Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Jalan Tol, PT Jasa Marga, serta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), maka berbagai hal yang menjadi hambatan dapat diantisipasi di awal dan terpecahkan dengan baik.
Pada subsektor migas, Erika menyampaikan, kondisi ketersediaan (stok) BBM dan penyaluran BBM secara umum dalam kondisi aman. Stock dan Coverage Days BBM selama masa Posko Rafi 2024 berkisar antar 4 s.d. 62 hari. BPH Migas bersama Badan Usaha Retail BBM menyiagakan, baik Terminal BBM, SPBU, DPPU, Penyalur, Microsite, hingga kiosk dan motorist, untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat selama arus mudik dan arus balik.
"Penyaluran selama periode Posko RAFI 2024 dibandingkan rata-rata penyaluran normal untuk gasoline naik sebesar 18,1% dan avtur naik sebesar 10,7 %, sedangkan gasoil turun sebesar 26,6 %," imbuh Erika.
Sementara untuk Liquefied Petroleum Gas (LPG/Elpiji), baik penyaluran maupun stok terpantau dalam kondisi aman. Selama periode Satgas RAFI 2024, Ditjen Migas dan Pertamina menyiagakan 30 Terminal LPG, 723 SP(P)BE dan 5.027 Agen LPG.
Agen LPG disiagakan 24 jam khusus pada wilayah dengan demand tinggi. Adapun coverage days stok LPG Nasional rata-rata 15,45 hari dan penyaluran LPG selama periode Satgas RAFI 2024 dibandingkan rata-rata penyaluran normal naik 2,81%.
"Penyaluran LPG tertinggi selama periode Satgas RAFI 2024 terjadi pada tanggal 8 April 2023 yaitu sebesar 33.689 MT atau naik sebesar 18,3% dari penyaluran normal sebesar 28.468 MT," papar Erika.
Untuk sektor Gas Bumi, selama Posko Nasional Rafi 2024 berlangsung, secara umum tidak mengalami kendala dan dalam keadaan aman. Posko mencatat penyaluran gas tertinggi tanggal 3 April sebesar 902 BBTUD dan terendah tanggal 10 April (H-1) sebesar 599 BBTUD, penyaluran Niaga Gas pada H0 sebesar 638 BBTUD dan H+1 sebesar 647 BBTUD.
Related News
IHSG Anjlok Nyaris 2 Persen, Emiten Prajogo Dominasi Top Losers
IHSG Siang (13/5) Menjunam 1,81 Persen, Saham Eks MSCI Jadi Beban
Tampung Aspirasi Pelaku Usaha, Penyesuaian Tarif PNBP Mineral Ditunda
Koreksi Rupiah Sudutkan IHSG
Analisis Dampak MSCI, IHSG Berpotensi Rebound Usai Sentuh Level Ini
IHSG Tertekan Hasil MSCI





