Produksi Maksimal, Penjualan Citra Borneo Utama (CBUT) Naik 30 Persen

Manajemen PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) saar RUPST 2023. FOTO/Rizki Emitennews.com
EmitenNews.com -PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) selama tiga bulan pertama tahun 2024 berhasil meraih kinerja positif dengan torehan penjualan mencapai Rp2,43 triliun atau naik 30 persen dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp1,87 triliun.
Adapun pertumbuhan ini tak lepas dari kontribusi peningkatan volume penjualan yang disebabkan oleh permintaan produk komoditi yang mendorong peningkatan utilitas produksi pada tahun 2024, terutama peningkatan terjadi pada produk Olein, Stearin dan RBDPO seiring peningkatan CPO yang di proses dan utilitas oleh perseroan.
Adapun beban pokok penjualan CBUT dikontrol pada angka Rp2,12 triliun. Secara kinerja, peningkatan jumlah dan kualitas bahan baku CPO yang diproses pada tiga bulan pertama tahun 2024 menghasilkan biaya produksi yang semakin efisien dimana terjadi penurunan pada chemical cost, utilities cost dan fixed cost, sehingga biaya produksi membaik dan berdampak pada meningkatnya laba kotor.
Adapun secara detail laba kotor CBUT naik 9,37 persen menjadi Rp303,07 miliar dari sebelumnya Rp277,10 miliar. Bahkan pada beban usaha mampu di tekan hingga 3,47 persen jadi Rp204,11 miliar dari sebelumnya Rp211,45 miliar.
Sehingga laba usaha perseroan meningkat 50,76 persen menjadi Rp98,96 miliar dibandingkan sebelumnya Rp65,64 miliar. Selanjutnya laba periode berjalan per 31 Maret 2024 senilai Rp31,98 miliar.
Pada sisi neraca, total aset Citra Borneo Utama (CBUT) per 31 Maret 2024 naik 4,64 persen jadi Rp4,53 triliun dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 seniali Rp4,33 triliun. Hal ini ditopang oleh total ekuitas senilai Rp942,27 miliar dan liabilitas Rp3,59 triliun.
Pada posisi kas internal, CBUT untuk periode ini sukses membukukan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi senilai Rp179,18 miliar. Sedangkan pada periode tahun lalu pos ini tercatat digunakan senilai Rp396,32 miliar.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG