EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (6/8), meski laju kenaikannya diperkirakan berlangsung lebih moderat.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta mengatakan secara teknikal IHSG masih mempertahankan momentum bullish setelah kembali membentuk pola upward bar untuk kedua kalinya.

"Pergerakan IHSG masih melanjutkan momentum penguatannya setelah membentuk pola upward bar yang kedua kalinya," tulis Nafan dalam riset hariannya, Kamis (6/8).

Menurutnya, indikator teknikal turut memberikan sinyal positif. Stochastic K-D mulai menunjukkan momentum penguatan, sementara MA20 dan MA60 berpotensi membentuk pola golden cross, didukung oleh peningkatan volume transaksi.

Selain itu, dari sisi valuasi, pasar saham Indonesia masih dinilai menarik. Rasio price to earnings (P/E) IHSG berada di level 9,49 kali, relatif lebih murah dibandingkan sejumlah regional market setelah tekanan yang terjadi sepanjang semester I-2026. Kondisi tersebut dinilai masih berpotensi menarik akumulasi investor secara bertahap.

Dari dalam negeri, sentimen positif turut datang dari rilis Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal II-2026 yang tumbuh 5,29 persen secara tahunan. Meski melambat dibandingkan pertumbuhan kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen, capaian tersebut masih melampaui konsensus pasar yang memperkirakan pertumbuhan berada di kisaran 5,1 persen.

“Sehingga dapat dikategorikan sebagai hasil yang lebih baik dari ekspektasi dan menjadi katalis positif yang mendorong penguatan IHSG. Hal ini tentunya meningkatkan optimisme terhadap prospek laba emiten domestik, sehingga menopang minat beli investor,” ujar Nafan.

Untuk perdagangan hari ini, Mirae Asset Sekuritas memproyeksikan support IHSG berada di level 6.292 dan 6.242, sedangkan resistance berada di 6.406 dan 6.454.

Saham-saham yang juga dapat dicermati di antarnaya BBTN, BUMI, dan ENRG.