EmitenNews.com - Dalam rangka meningkatkan industri Garam nasional, ID Food sektor garam meningkatkan penyerapan garam rakyat bersinergi dengan mitra Petani Garam.
ID Food melalui PT Garam akan meningkatkan Ekosistem pangan Garam sebagai upaya mewujudkan kemandirian pangan garam dari hulu hingga hilir.
“ID Food akan terus lakukan transformasi pengembangan bisnis di sektor garam, ID Food melalui PT Garam akan terus menopang ekosistem pangan Garam dari hulu ke hilir melalui peningkatan Kemitraan dengan Petani Garam,” kata Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Febriyanto dalam keterangan persnya, Jumat (28/1/22).
Plt Direktur Utama PT Garam, Edi Masrianto, menambahkan bahwa PT Garam berkomitmen melakukan penyerapan yang bekerjasama dengan koperasi petani garam.
“PT Garam telah melalukan bimbingan teknis sehingga garam hasil petani garam menjadi kualitas premium namun petani garam juga berharap bahwa penyerapan garam rakyat dapat dilakukan rutin,” kata Edi.
Menurut Febriyanto ID Food akan terus menerima aspirasi dari para mitra petani Garan termasuk untuk berkolaborasi dan membenahi industri di sektor garam.
“Di sektor garam, ID Food akan terus mengembangkan contract farming yang lebih kuat dengan petani untuk meningkatkan off take penyerapan garam rakyat,” terangnya.
Penyerapan itu, melalui skema kerjasama dengan petani dan koperasi untuk meningkatkan produktivitas, serta menghasilkan produk garam yang berkualitas.
Selain itu juga ID Food melalui sektor garam akan berbenah mengembangkan fasilitas produksi untuk menjamin pasokan garam mentah, dan secara terus menerus menjaga peran ID Food sektor garam dalam menyediakan garam konsumsi.
Seperti diketahui, PT RNI (Persero) merupakan Perusahaan BUMN yang ditetapkan Pemerintah melalui Kementerian BUMN sebagai Holding Pangan yang memiliki 5 Anggota, diantaranya PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia, PT Berdikari dan PT Garam.
Related News
Pasokan Gas Dikurangi Sepihak RI, Ini Langkah yang Diambil Singapura
Data Kemendag, Ekspor Kecap Nasional Rp340M, Terbesar ke Australia
Ekonom Ini Nilai Penyaluran Kredit Rp400T Berisiko Picu Kredit Macet
Proyek NUSA, Indonesia-Singapura Incar Peluang Ekonomi Baru dari AI
Pemerintah Cabut IUP PT KEL, Rosan Perkasa Ungkap Kepastian Hukum
Anggaran Terkuras, Negara Ini Pertimbangkan Akhiri Subsidi Bensin





