Rapor 1H26 Hijau, UVCR Mau Pacu Segmen B2B Makin Melesat
:
0
Rapor Kinerja Keuangan 1H26 Hijau, UVCR Mau Pacu Segmen B2B Makin Melesat. Foto: UVCR
EmitenNews.com - PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) membeberkan bahwa segmen B2B bakal menjadi bahan bakar utama pertumbuhan perseroan di masa mendatang.
Direktur Utama UVCR, Hady Kuswanto menyampaikan bahwa terdapat potensi besar atas kebutuhan perusahaan terhadap solusi rewards, loyalty, incentive, employee engagement, hingga customer acquisition yang terus meningkat di berbagai industri.
Hady membocorkan bahwa perseroan tidak hanya terpaku untuk menambah jumlah klien baru, akan tetapi juga memperdalam hubungan dengan pelanggan yang sudah ada.
“Saat ini voucher dapat dimanfaatkan di berbagai aktivitas bisnis, mulai dari sales incentive, employee rewards, customer loyalty, trade promotion, referral program, hingga corporate gifting,” kata Hady kala Public Expose Live, dikutip Sabtu (12/9).
Di samping itu, Hady mengklaim bahwa transformasi UVGC menjadi Universal Gift Card menjadi salah satu inovasi strategis yang berdampak positif. Bahkan, di kuartal IV perseroan berencana melakukan ekspansi ke jaringan perbankan lain untuk mempertahankan momentum tersebut.
Kinerja Impresif Semester I 2026
Tak ayal, sepanjang semester I 2026, UVCR membukukan pendapatan sebesar Rp628,8 miliar pada 1H26, meningkat 42,5% secara year-on-year (YoY) dibandingkan Rp441,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti dengan peningkatan kinerja operasional dan profitabilitas. Laba bruto Perseroan mencapai Rp28,6 miliar, tumbuh 49,5% YoY dari Rp19,1 miliar pada 1H25. Sementara itu, EBITDA meningkat 231% menjadi Rp9,6 miliar, dibandingkan Rp2,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penguatan profitabilitas juga tercermin dari laba bersih yang mencapai Rp8,3 miliar, meningkat sekitar 604% YoY dibandingkan Rp1,2 miliar pada 1H25. Kinerja tersebut menunjukkan pertumbuhan profitabilitas yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan Perseroan.
“Kinerja semester pertama 2026 menjadi momentum positif bagi Ultra Voucher. Pertumbuhan pendapatan sebesar 42,5% yang diikuti dengan peningkatan EBITDA dan laba bersih menunjukkan bahwa pengembangan bisnis dan ekosistem yang kami lakukan mulai memberikan kontribusi yang semakin kuat terhadap kinerja Perseroan,” ujar Hady.
Related News
VICI Tarik Pinjaman Rp270,65 Miliar, Alokasi Terbesar untuk ini
Laba dan Pendapatan Meledak, Saham INET Kian Seksi
Ogah Dana Bursa Lagi, ERA Indonesia (IPAC) Siap Delisting dari BEI
Perkuat Modal, Bank Mandiri (BMRI) Terbitkan Surat Utang USD750 Juta
Urai Free Float BEI, Kalbe Farma (KLBF) Kaji Opsi Delisting Anak Usaha
Kaji Capex Rp1T, Kalbe Farma (KLBF) Bahas Tekanan Rantai Pasok Global





