Reli Terhenti, IHSG Sesi I Malah Tergelincir ke 8.289
Lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.
Big Caps Jadi Pemberat, Saham-Saham Komoditas–Emas Jadi Penopang
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama indeks. Tekanan terdalam datang dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) ambles 3,31 persen, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) turun 2,97 persen, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) terkoreksi 2,30 persen, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah 2,30 persen
Saham-saham tambang justru menjadi penopang pergerakan indeks. Indeks mover pada sesi I antara lain PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) melesat 7,04 persen, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) naik 3,36 persen, dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menguat 1,62 persen.
Secara regional, pergerakan bursa Asia masih terbatas seiring sejumlah pasar tutup karena libur Imlek. Sementara itu, bursa Tokyo tercatat bergerak di zona hijau, lalu tensi geopolitik global yang memanas memberikan sentimen yang relatif menyengat bagi saham-saham emas.
Related News
Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi H-3, Rabu 18 Maret
Pemerintah Catatkan Tambahan Dua Obligasi Negara ke BEI
Ikuti Jejak Wall Street, IHSG Lanjut Menguat
Perkasa, IHSG Siap Jebol Level 8.400
IHSG Impresif, Serok Saham INET, COIN, dan BUVA
11 Sektor Hijau Serentak! IHSG Melesat 1,19 Persen Usai Imlek





