Big Caps Jadi Pemberat, Saham-Saham Komoditas–Emas Jadi Penopang

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama indeks. Tekanan terdalam datang dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) ambles 3,31 persen, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) turun 2,97 persen, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) terkoreksi 2,30 persen, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah 2,30 persen

Saham-saham tambang justru menjadi penopang pergerakan indeks. Indeks mover pada sesi I antara lain PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) melesat 7,04 persen, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) naik 3,36 persen, dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menguat 1,62 persen.

Secara regional, pergerakan bursa Asia masih terbatas seiring sejumlah pasar tutup karena libur Imlek. Sementara itu, bursa Tokyo tercatat bergerak di zona hijau, lalu tensi geopolitik global yang memanas memberikan sentimen yang relatif menyengat bagi saham-saham emas.