Resep Rahasia SMGR, Perkuat Brand Lokal hingga Gaet Persib Bandung
:
0
Jajaran Manajemen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dalam Public Expose Live secara daring, Selasa (8/9). Foto: EmitenNews/Wafi
EmitenNews.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) membeberkan bahwa penguatan brand equity lokal menjadi salah satu strategi untuk menggaet pasar.
Direktur Sales & Marketing SMGR, Dicky Saelan menuturkan bahwa brand yang dimiliki perseroan didominasi oleh kedekatan kultural yang erat. Seperti semen Andalas, semen Padang, semen Batu Raja, semen Gresik, semen Tonasa, hingga semen Kujang.
“Hampir semua brand kita memiliki kedekatan kultural yang sangat erat, baik itu di Andalas, di Aceh, Padang, Batu Raja, kemudian Dynamix, dan kemudian semen Kujang yang baru kita luncurkan,” ujar Dicky dalam Public Expose Live, Selasa (8/9).
Meski begitu, Dicky pun tak menampik terdapat persaingan dari kompetitor di bisnis yang serupa. Sehingga, SMGR menerapkan multi-brand strategy di masing-masing segmen perseroan untuk dapat bersaing di pasar.
“Tapi pada saat yang sama, kami juga tidak terjebak dalam persaingan harga saja. Kami ingin memastikan bahwa kami tetap kompetitif, tapi kami juga tetap bisa mempertahankan bisnis yang sehat,” lanjut Dicky.
Di samping itu, SMGR juga memastikan bahwa ketersediaan produk atau availability di toko bangunan ritel maupun di proyek dapat terjaga. Termasuk, membangun kedekatan dengan konsumen dan toko-toko bangunan.
“Jadi keempat hal tersebut yang kami lakukan untuk terus bisa menjaga competitiveness kami dan memperkuat posisi kami di pasar,” katanya.
Gandeng Persib Bandung lewat Semen Kujang
Selaras dengan strategi tersebut, SMGR juga kembali menghidupkan ‘Semen Kujang’ yang merupakan semen pertama di Jawa Barat sejak tahun 1975. Guna menjangkau pasar lebih luas, SMGR pun menjalin kerja sama sebagai Official Cement Partner klub Persib Bandung.
“Harapannya kerja sama sebagai Official Cement Partner untuk semakin menjangkau basis pasar retail Jawa Barat,” tuturnya.
Related News
Dunross And Co Borong Saham SPTO, Kini Jadi Pemegang Saham 5 Persen
Dunross Tambah Porsi Saham SPTO, Kepercayaan Investor Asing Meningkat
Analis Ini Soroti Pendapatan Rp3,2 Triliun Sat Nusa Persada (PTSN)
Penjualan Agresif, Laba UVCR Melenting 396 Persen
INPP Kawal Recurring Income, Konsisten Tambah Aset Tiap Tahun
Bebas Suspend, ARA Brutal, Pendapatan Emiten ini Melangit 8.397 Persen





