Resmi Melantai di Bursa, Oversubscribed 56,64 Kali, ERAL Raih Dana Rp404 Miliar
:
0
Ki - Ka: 1. Direktur PT Erajaya Swasembada Tbk, Jong Woon Kim 2. Direktur PT Erajaya Swasembada Tbk, Jeremy Sim (Sim Chee Ping) 3. Direktur PT Erajaya Swasembada Tbk, Sintawati Halim 4. Direktur Utama PT Sinar Eka Selaras Tbk, Djohan Sutanto 5. Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna 6. Komisaris Utama PT Sinar Eka Selaras Tbk, Budiarto Halim 7. Komisaris PT Sinar Eka Selaras Tbk, Hasan Aula 8. Direktur PT Sinar Eka Selaras Tbk, Andre Tanudjaja. dok. ist.
EmitenNews.com - Jalan sukses menaungi PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL). Perseroan telah melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/8/2023) melalui initial public offering (IPO). Dalam aksi korporasi ini, terjadi oversubscribed 56,64 kali, sampai perseroan meraup dana segar dari pasar modal sebanyak Rp404,6 miliar melalui penerbitan 1,037 miliar saham baru di bursa.
Sebagai emiten yang masih terafiliasi dengan Erajaya Group, ERAL memiliki ekosistem bisnis yang cukup luas. Hal itu sekaligus menjadi faktor pendukung utama terhadap kesuksesan bisnis perseroan, yang bergerak di bidang penyedia solusi ritel dan distribusi multi brand terkemuka di Indonesia ini.
Itu pula yang menarik minat investor terhadap saham ERAL yang dicatatkan di bursa. Itu terlihat dari tingginya minat selama masa penawaran umum, sehingga mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 56,64 kali.
Perseroan telah menetapkan harga IPO saham ERAL pada Rp390 per saham dari kisaran awal antara Rp370 - Rp410 per saham.
Dari dana yang diperoleh, sekitar 37% akan digunakan untuk ekspansi bisnis eksisting, Kemudian 13,75% akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis baru. Selebihnya sebesar 49,25% untuk memenuhi kebutuhan modal kerja Perseroan.
Direktur Utama PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) Djohan Sutanto mengatakan, perseroan hadir untuk memanfaatkan potensi besar dari sektor ritel gaya hidup yang terus berkembang di Indonesia. Ditambah lagi kegiatan konsumsi merupakan penopang terbesar untuk pertumbuhan ekonomi nasional hingga saat ini.
Untuk kesuksesan aksi korporasi ini, ERAL dibantu oleh PT BNI Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Setelah IPO, komposisi pemegang saham ERAL menjadi PT Erajaya Swasembada Tbk 79,9998%, masyarakat 19,9764%, Employee Stock Allocation (ESA) 0,0236%, dan Jemmy Hady Wijaya 0,0002%
Komitmen Mengembangkan Bisnis
Djohan mengemukakan, bermodalkan pengalaman di sektor ritel serta dukungan dari pemegang saham mayoritas, perseroan terus mengembangkan bisnis dengan memaksimalkan bisnis perusahaan yang sudah berjalan serta menangkap peluang-peluang baru di masa mendatang.
ERAL memberikan solusi inovatif dan layanan yang luar biasa melalui portofolio produk gaya hidup aktif serta didukung jaringan omnichannel yang ada di seluruh Indonesia.
Related News
BTN Raih Penghargaan Top Company in Banking Transformation 2026
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747





