Rosan Perkasa Roeslani, dari Ketua Kadin, Dubes di Amerika dan Kini Wakil Menteri BUMN
:
0
Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat kepada Rosan Perkasa Roeslani dan istri. dok. Antara.
EmitenNews.com - Rosan Perkasa Roeslani mendapat promosi. Presiden Joko Widodo melantik Dubes RI untuk Amerika Serikat itu, sebagai Wakil Menteri BUMN, di Istana Kepresidenan, Senin (17/7/2023) pagi. Mantan Ketua Umum Kadin Indonesia itu, menggantikan Pahala Mansury, yang hari itu mendapat tugas sebagai wakil Menteri Luar Negeri.
Saat yang sama Presiden juga mengambil sumpah jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, dan wakilnya Nezar Patria, serta beberapa wakil menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya. Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Paiman Rahardjo, dan Wakil Menteri Agama Syaiful Rahmat
Pelantikan Rosan Perkasa Roeslani cukup menarik perhatian. Pasalnya, pria kelahiran dJakarta, 31 Desember 1968 itu, belum lama menjalankan tugasnya sebagai Dubes. Pengusaha nasional ini dilantik Oktober 2021, sebagai Dubes RI untuk AS, menggantikan Muhammad Lutfi, yang dipanggil pulang ke Tanah Air, dan ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Perdagangan.
Rosan Roeslani malang melintang sebagai pengusaha kondang nasional. Catatan yang ada menunjukkan kiprah usahanya merambah berbagai sektor lewat bendera Recapital Group. Recapital mengelola manajemen aset keuangan dan investasi, yang bisnisnya menggeluti pertambangan, infrastruktur, properti, hingga media dan komunikasi.
Dengan kiprahnya di dunia usaha, tidak mengherankan kalau Rosan mengomandoi Kadin Indonesia. Dalam Musyawarah Nasional (Munas) Kadin VII, di Bandung, Jawa Barat, pada 22-24 November 2015, Rosan terpilih menjadi ketua umum Kadin Indonesia periode 2015-2020.
Related News
Gap Kesenjangan Gaji Dokter Tinggi Sekali, Menkes Mau Benahi
Amankan Aset Non Produktif, Bank BSN Gelar Asset Sales Rp500 Miliar
Pemerintah Gandeng Perusahaan Teknologi Inggris Perkuat Pusat Data
Program ESG SIG di Aceh Beri Manfaat Sosial 2,5 Kali Lipat Investasi
Ditolak Kejagung, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK
Kejagung Rilis 12 Kasus Korupsi Fantastis, Libatkan Pejabat dan Swasta





