Saham IATA & CBPE Kompak Naik Kencang, BEI Pasang Notasi Peringatan
:
0
Ilustrasi peringatan UMA BEI. Foto: Pegadaian.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan sedang memantau pergerakan saham PT Citra Buana Prasida Tbk. (CBPE) dan PT Karya Pacific Energy Tbk. (IATA) karena terjadi peningkatan harga yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Berdasarkan data perdagangan, CBPE naik +40 poin atau +7,92% ke Rp545. Sementara IATA turun -6 poin atau -5,13% ke Rp111. Keduanya terpantau masuk daftar UMA per hari ini.
Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan, dalam keterangan tertulis Kamis (6/8) menegaskan bahwa pengumuman UMA ini belum tentu menunjukkan adanya pelanggaran peraturan di bidang pasar modal.
Lonjakan harga kedua saham ini terjadi dalam waktu singkat. Data BEI mencatat CBPE menguat 74,1% dari Rp290 pada 23 Juli ke Rp505 pada 6 Agustus. Sepanjang 3-6 Agustus saham ini naik 4 hari beruntun, termasuk ARA 25% pada 5 Agustus, dan ARA 14,77% pada 6 Agustus.
Sementara itu IATA juga naik 101,7% dari Rp58 pada 27 Juli ke Rp117 pada 6 Agustus. Penguatan terjadi 4 hari dalam 5 hari bursa, dengan 3 kali kenaikan di atas 19%. Pada 6 Agustus, value transaksi IATA bahkan tembus Rp579,88 miliar dengan volume 51,84 juta lot.
"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," ujarnya.
BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi.
UMA sendiri adalah mekanisme BEI untuk memberikan peringatan dini ke investor jika ada aktivitas transaksi atau pergerakan harga saham yang tidak wajar.
Related News
VTO Saham IBST Diperpanjang, Belum Banyak Pemegang Saham Eksekusi
Aset Tebal, Pefindo Pertegas Peringkat INPP idA-
Adu Kinerja Emiten Unggas: CPIN, MAIN, AYAM, hingga WMUU
Saham ARA Naik Beruntun hingga 100 Persen Digembok BEI Untuk Ke-2 Kali
ADCP Hadapi PKPU, Rugi Bengkak 159.978 Persen
Saham Bangkit, Laba Emiten Lo Kheng Hong (BMTR) Drop 41,57 Persen





