Senyap! Duo Pengendali TRIN Alihkan 227,57 Juta Lembar
Salah satu properti milik perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Pengendali berangsur mendistribusikan saham Perintis Triniti Properti (TRIN). Itu ditunjukkan dengan mengalihkan 227.572.900 helai alias 227,57 juta saham perseroan. Diduga kuat transaksi itu merupakan perpindahan saham kepada keponakan Prabowo Subianto yaitu Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo, dan telah ditahbiskan pada 18 Desember 2025.
Pengendali perseroan yang telah mengalihkan saham itu melibatkan Kunci Daud Indonesia, dan Intan Investama Internasional. Kunci Daud melego 150,19 juta eksemplar, dan Intan Investama 77,37 juta helai. Transaksi pengalihan saham itu, dibantu oleh Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham Kunci Daud tersisa 1,65 miliar eksemplar alias 36,34 persen. Menciut 3,3 persen dari edisi sebelum transaksi 1,8 miliar saham atau 39,64 persen. Lalu, Intan Investama melepas 77,37 juta helai. Dengan begitu, saham koleksi saham Intan Investama tersisa 1,35 miliar helai setara 29,73 persen.
Mengalami dilusi 1,7 persen dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi 1,43 miliar saham selevel dengan 31,43 persen. Sebelumnya, pada 15 Desember 2025, Intan Investama telah mengalihkan 45,51 juta lembar. Dengan demikian, dama dua kali transaksi itu, Intan Investama telah melucuti 122.889.400 helai alias 122,88 juta eksemplar.
Sepertinya, transaksi divestasi dua pengendali itu, bagian dari rencana Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo mengakuisisi 20 persen saham perseroan. Aksi keponakan Presiden Prabowo Subianto itu, akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama 5 persen telah diteken pada 2 Desember 2025.
Tahap berikutnya, dilakukan hingga kepemilikan putri Hashim Djojohadikusumo mencapai 20 persen. ”Tahap berikutnya, akan dilakukan sesuai mekanisme dan waktu diatur dalam perjanjian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku,” tegas Ishak Chandra, Direktur Utama Perintis Properti.
Ishak menyebut pengalihan saham secara bertahap hingga 20 persen itu, tidak akan mengubah konfigurasi terutama strukturasi pengendali perseroan. Pengendali perseroan tetap berada pada pemegang saham utama, yaitu Kunci Daud Indonesia (KDI), dan Intan Investama Internasional (III). (*)
Related News
Makin Bengkak, Sepanjang 2025 JGLE Defisit Rp815 MiliarĀ
Perkuat Modal, NICE Tarik Pinjaman dari Bank UOB Rp100 Miliar
Tumbuh Minimalis, BRIS 2025 Tabulasi Laba Rp7,56 Triliun
Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Peran Sebagai Mitra Pemerintah
CBDK Raup Marketing Sales Rp430 Miliar, Ini Segmen Penyumbang Terbesar
Pasok Energi, PTBA Perkuat Ekosistem Hilirisasi Bauksit





