EmitenNews..com- Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan potensi Delisting perusahaan tercatat PT Modernland Realty Tbk (MDLN) sebagai emiten yang tercatat di papan Utama perdagangan Bursa.


Alasan potensi delisting itu adalah Pengumuman Bursa Nomor: Peng-SPT-00021/BEI.PP2/09-2020 tanggal 30 September 2020 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT Modernland Realty Tbk. (MDLN), serta Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa, tulis Irvan Susandy Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Rabu (31/3/2021).


“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka dapat kami sampaikan bahwa saham dan obligasi PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) telah disuspensi di Seluruh Pasar selama 6 bulan dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada tanggal 30 September 2022,” imbuh Irvan.


Keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan dapat kami sampaikan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 26 Agustus 2020 adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama  Luntungan Honoris, Komisaris  Edwyn Lim, Komisaris  Dwi Priyatno, Komisaris Independen  Nita Tanawidjaja, Komisaris Independen  Iwan Suryawijaya. Sementara untuk jajaran Direksi adalah Direktur Utama  William Honoris, Direktur  Dharma Mitra dan Direktur  David Iman Santosa.


Susunan Pemegang Saham berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 28 Februari 2021 yang disampaikan pada tanggal 25 Maret 2021:

PT Honoris Corporindo Pratama 1.701.959.933 lembar atau 13,58 persen, Haiyanto 1.186.074.500 lembar atau 9,46 persen, AA Land Pte Ltd., Singapura 932.515.721 lembar atau 7,44 persen, PT Panin Sekuritas 909.230.868 lembar atau 7,26 persen, Woodside Global Venture Inc 860.700.000 lembar atau 6,87 persen, Masyarakat 6.356.835.400 lembar atau 50,72 persen, Saham Treasury 585.750.900 lembar atau 4,67 persen dan keseluruhan 12.533.067.322 lembar atausetara 100 persen.


“Bagi pihak yang berkepentingan terhadap Perseroan, dapat menghubungi Ibu Steffi Grace Darmawan pada nomor telepon (021) 293 65 888 selaku Sekretaris Perusahaan. Bursa meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” tutup Irvan Susandi.