EmitenNews.com - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) menyampaikan akan melakukan Perubahan Nilai Nominal Saham Perseroan dari nilai Rp100 menjadi Rp12,5 per saham atau rasio 1:8
Lufy Setia R Sekretaris Perusahaan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) dalam kterangan resmi hari ini Jumat (11/2) menyampaikan stock Split ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Melalui stock split ini harga saham Perseroan menjadi lebih terjangkau bagi para investor ritel, sehingga diharapkan akan meningkatkan jumlah pemegang saham Perseroan, tulis Lufy.
Namun tambah Lufy, rencana Stock Split ini akan memintai persetujuan pemegang Saham perseroan. Oleh karena itu, Perseroan berencana untuk meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan sehubungan dengan rencana Stock Split ini pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan (“RUPSLB”) yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 22 Maret 2022.
Lufy memaparkan, jumlah Saham Sebelum Stock Split sebanyak 1,625,765,625 saham namun setelah stock split Jumlah Saham menjadi 13,006,125,000 saham.
Pada perdagangan hari ini JUmat (11/2) sahama SILO berada pada harga Rp8.025 per saham atau naik 0,94 persen dari harga sebelumnya berada pada level Rp7.950 per saham.
Related News
Suspensi Dicabut, Tapi Saham Multipolar (MLPT) Rontok 14 Persen
Kapok Boncos, BRNA Catat Laba Melonjak 160,94 Persen
ENVY Ungkap Aksi Korporasi Baru
Defisit Susut, Laba SIPD Melambung 783,13 Persen
DSSA Beber Penyebab Saham Terjun Bebas
Sepanjang 2025 Laba CYBR Terbang 8.352 Persen





