SSIA Kantongi Order Data Center, 2 Lokasi Kawasan Jadi Incaran
:
0
Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Johannes Suriadjaja (tengah), kala Public Expose Live, Senin (7/9). Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membidik target penjualan lahan sebesar 10 hektar di Karawang untuk data center di tahun 2026. Tak hanya di Karawang, SSIA juga menerangkan bahwa terdapat permintaan serupa di kawasan Subang.
Presiden Direktur SSIA, Johannes Suriadjaja mengatakan untuk penyediaan lahan data center yang diperkirakan terealisasi di tahun ini baru di Karawang. Hal itu dikarenakan, fasilitas penunjang untuk data center yang dinilai lengkap berada di Karawang. Sementara di kawasan Subang, masih dalam penyelesaian tahap kedua untuk infrastruktur listriknya.
“Untuk Karawang, listrik dipenuhi oleh PLN, dan air dipenuhi oleh kawasan, dan kita bisa penuhi. Jadi, memang kalau data center itu cukup rigid, ya, dari sisi infrastrukturnya, ampere-nya (listrik), kemudian sisi air,” ujar Johannes, Senin (7/9) dalam Public Expose Live.
Permintaan lahan data center tak lepas dari core business SSIA yang juga fokus di segmen property, di samping segmen bisnis lainnya meliputi construction dan hospitality.
Johannes menuturkan, sepanjang semester I 2026, Suryacipta Karawang menjadi penopang utama dengan capaian sebesar 7,2 ha. Disusul Subang Smartpolitan sebesar 2,2 ha, dan lainnya 0,7 ha. Dari beberapa lokasi tersebut, total nilai marketing sales mencapai Rp196 miliar.
Sementara dari sisi accounting sales totalnya Rp1.076 miliar, naik pesat dibanding periode sama tahun sebelumnya di Rp167 miliar. Perolehan itu ditopang oleh accounting sales dari Subang Smartpolitan.
Ia juga optimis dengan adanya tren AI mampu mendorong kinerja SSIA dalam dua hingga tiga tahun ke depan, seiring dengan meningkatnya permintaan lahan untuk data center.
“Kita percaya permintaan data center dalam dua tahun ke depan akan cukup tinggi untuk kawasan. Jadi yang paling penting bagi data center adalah listrik, air, dan network, dan ini semua harus mampu kita penuhi,” tuturnya.
Related News
BEI Pasang Status UMA untuk 2 Saham Ini, Investor Diminta Waspada
Bos MGLV Caplok Dua Entitas Ini, Saham Melenting ARA
IHSG Konsolidasi Melemah, Pantau Data Inflasi AS & Aksi Jual Asing
Rugi Makin Bengkak, Saham FLMC Menari Lincah
Buang Habis Saham INPP, CGS Securities Raup Dana Jumbo
Dukungan Kuat Induk Malaysia Mantapkan Rating CIMB Niaga idAAA





