Sukses Jadi Market Maker Jual SBN, BRI Sabet 6 Penghargaan Dealer Utama Dari Kemenkeu

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), atau BRI terus konsisten menjadi penghubung program pemerintah tersebut untuk kemudian dapat dinikmati masyarakat. dok. BRI.
Dealer Utama Surat Utang Negara (SUN) terbaik Di Pasar Perdana Tahun 2023
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Suminto, kepada SEVP Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi. Royadi pun mengatakan bahwa hal ini menunjukkan konsistensi BRI yang terus berperan aktif dalam strategi pembiayaan APBN pemerintah yang adaptif melalui penjualan SBN.
“Penghargaan ini tak lepas dari dukungan nasabah yang mempercayakan transaksi SBN-nya kepada BRI. Dengan penghargaan ini, BRI berkomitmen selalu memberikan pelayanan dan solusi perbankan terbaik sejalan dengan visi BRI untuk menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion pada tahun 2025,” ucap Achmad Royadi.
Untuk diketahui, secara total penjualan SBN yang berhasil dicatatkan BRI mencapai Rp10,9 triliun sepanjang tahun 2023. Salah satunya melalui penjualan terakhir yakni ST011 di BRI yakni mencapai Rp1,35 triliun hingga akhir periode penawaran.
BRI memproyeksikan SBN di tahun depan akan tetap menarik minat investor, karena selain dijamin oleh pemerintah dengan kupon atau imbalan lebih tinggi dari deposito perbankan, serta dapat dibeli dari minimum Rp1 juta.
Di sisi lain, BRI memfasilitasi akses pembelian SBN dengan mudah melalui fitur e-SBN di Super Apps BRImo. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak investor yang tertarik membeli produk obligasi milik pemerintah ini. ***
Related News

Laba Merosot, Grup Lippo (MLPL) 2024 Catat Penjualan Rp11,4 Triliun

Susut 24 Persen, Rugi PZZA 2024 Sisa Rp72,83 Miliar

Drop 177 Persen, GTBO 2024 Berbalik Boncos USD3,21 Juta

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024