EmitenNews.com - Lay Sioe Ho mengurangi timbunan saham BFI Finance Indonesia (BFIN). Itu dilakukan dengan melepas 20 juta saham perseroan. Transaksi divestasi sebanyak tiga kali itu, telah dituntaskan pada 6,7, dan 8 April 2026. 

Transaksi pengurangan saham tersebut dilakukan dengan k?saran harga Rp665-680 per helai. Menyusul skema harga itu, sang komisaris perseroan tersebut mengemas dana sekitar Rp13,46 miliar. Rincian transaksi Lay Sioe Ho menjadi sebagai berikut.

Pada 6 April 2026, Lay Sioe melepas 1,81 juta saham Rp680 per helai senilai Rp1,23 miliar. Lalu, pada 7 April 2026 mendivestasi 9,21 juta helai Rp665 per lembar sejumlah Rp6,13 miliar. Dan, terakhir pada 8 April 2026 menjual 8,97 juta saham Rp680 per lembar senilai Rp6,1 miliar.

Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham BFI Finance dalam genggaman Lay Sioe tersisa 318,62 juta lembar setara dengan 2,18 persen. Mengalami dilusi 0,07 persen dari episode sebelum transaksi dengan koleksi 338,62 juta saham selevel dengan porsi kepemilikan 2,25 persen. 

Sepanjang perdagangan kemarin, saham BFIN melejit 10 poin alias 1,43 persen menjadi Rp710. Lima hari terakhir, saham BFIN mengalami lonjakan 30 poin atau 4,41 persen dari Rp680. Sejak awal tahun, saham BFIN tidak bergerak alias stagnan. (*)