Suspensi Babak Kedua Menjerat Saham GRPH, Kapan Dibuka?
:
0
Ilustrasi properti emiten GRPH. Foto: Griptha.
EmitenNews.com - Usai sehari dibuka dari suspensi, Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan lagi laju perdagangan saham PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH).
Endra Febri Styawan Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya (9/9) menuturkan bahwa suspensi dilakukan sehubungan peningkatan harga kumulatif.
"Penghentian saham ini dilakukan mulai sesi Pra-Pembukaan tanggal 10 September 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," ujar Endra.
Adapun, sebelumnya BEI mensuspensi pertama kali GRPH pada 8 September 2026. Atas suspensi yang berlanjut kedua kalinya, GRPH terancam kembali dikunci perdagangannya hingga lebih dari sehari bursa. Bahkan, dimungkinkan hingga sepekan lamanya terkunci.
Bursa mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan setiap informasi yang disampaikan oleh Perusahaan.
Lonjakan Harga Pemicu Suspensi
Berdasarkan data RTI, saham GRPH ditutup stagnan di level Rp137 pada 10 September 2026. Sebelumnya pada 9 September 2026 saham ini naik 5 poin atau 3,79% ke 137 dengan nilai transaksi Rp18,16 miliar.
Lonjakan signifikan terjadi pada 3 September 2026 dan 27 Agustus 2026. Pada 3 September saham GRPH naik 23 poin atau 23,96% ke Rp119. Sementara pada 27 Agustus naik mentok ke Auto-Reject Atas (ARA) 18 poin atau 25,35% ke Rp89.
Secara kumulatif sejak 27 Agustus 2026 di level Rp71, saham GRPH telah naik 92,95% ke Rp137. Dalam 1 bulan terakhir saham ini melesat 124,59% dari level Rp61 ke Rp137.
Related News
MAPI Ungkap Kebijakan Dividen, Segini Besarannya
SMGR Kecipratan Proyek Kopdes, Optimis Industri Semen Tumbuh di 2026
Elnusa (ELSA) Tetapkan 2 Nama Baru Direksi
Dapat Mandat, Emiten Boy Thohir (MGLV) Gaspol Sejumlah Aksi Korporasi
Cari Investor, HRTA Geber Private Placement Ratusan Juta Lembar
iPhone Duo-18 Pro Series Hadir, Saham ERAA, MAPI, dan BELI Auto Pucuk?





