Tambah 3 Tugboat dan 1 LCT, MITI Perkuat Bisnis Pelayaran dan Logistik
:
0
Ilustrasi PT. Mitra Investindo Tbk. (MITI). Dok. Mitra Investindo.
EmitenNews.com - PT. Mitra Investindo Tbk. (MITI), terus memperkuat kapasitas operasionalnya dengan penambahan 4 armada kapal melalui entitas anak PT Wasesa Line (WL). Emiten pelayaran dan logistik itu, membeli tiga unit tugboat dengan kapasitas daya mesin masing-masing 659 HP. Total investasi untuk penambahan 4 kapal sebesar Rp22,75 miliar, yang seluruhnya diambil dari kas internal.
Kapal tersebut bernama TB Vanvorine, TB Fearless, TB Noble dan satu unit Landing Craft Tank (LCT) yang memiliki spesifikasi mesin dengan daya sebesar 620 HP dengan nama LCT Inneke 02 untuk mendukung ekspansi bisnis pelayaran dan jasa logistik.
Dalam keterangannya, Kamis (9/9/2026), Presiden Direktur MITI, Andreas Tjahjadi, mengatakan penambahan armada ini bagian dari strategi WL dalam meningkatkan kapasitas angkutan laut, memperluas cakupan layanan kepada pelanggan, serta menangkap peluang pertumbuhan di sektor logistik dan transportasi laut Indonesia.
Total investasi untuk penambahan 4 kapal sebesar Rp22,75 miliar dan seluruhnya diambil dari kas internal.
Perkuat Kapasitas Armada Dukung Kegiatan Jasa Towing
Tiga unit tugboat yang diperoleh WL akan digunakan untuk mendukung kegiatan jasa towing, pengangkutan, serta operasional kapal dan kegiatan logistik laut, sedangkan satu unit LCT akan mendukung pengangkutan berbagai jenis muatan, termasuk kargo, alat berat, maupun kebutuhan logistik lainnya.
Penambahan armada ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata WL dalam mendukung sistem distribusi energi nasional yang lebih efisien dan andal mengingat salah satu user (pelanggan) WL adalah PHKT.
Dengan tambahan 4 unit kapal, MITI melalui entitas anak memiliki 9 armada kapal yang terdiri atas 3 tugbot, 1 LCT, 4 crew boat dan 1 AHTS. Dengan penambahan armada tersebut, diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus memperkuat posisi MITI melalui entitas anak sebagai penyedia solusi transportasi laut dan logistik yang terintegrasi.
Menurut Presiden Direktur MITI, Andreas Tjahjadi, penambahan tiga tugboat dan satu LCT di WL merupakan langkah strategis MITI untuk memperkuat kapasitas armada dan meningkatkan kemampuan operasional. Perseroan melihat kebutuhan jasa transportasi laut dan logistik masih memiliki prospek pertumbuhan yang baik.
“Penambahan armada ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan dan memberi kontribusi positif terhadap kinerja MITI secara keseluruhan serta mendukung ketahanan energi Nasional,” katanya.
Related News
Volatilitas Transaksi Efek Disorot BEI, Ini Jawaban Emiten Hapsoro
BNI Catat Laba Operasional Sebelum Pencadangan Tertinggi dalam Sejarah
Melejit 14,7 Persen, AUTO Raup Laba Rp1,80 Triliun
Big Banks Jadi Sasaran Jual Asing, Net Sell Rp578,3M di Sesi I (27/10)
Suspensi Jilid II, BEI Suspensi Lagi Perdagangan Saham Emiten MNC Ini
BBNI Raup Laba Rp16,12 Triliun, Tumbuh 6,6 Persen di Q3 2026





