Selain pembangunan fisik, pemerintah juga tengah menyiapkan tenaga kerja yang akan mengelola koperasi. Skema perekrutan, masih dalam tahap pematangan bersama PT Agrinas Pangan Nusantara, perusahaan yang bertanggung jawab atas pembangunan fisik Kopdes Merah Putih.

Setiap koperasi direncanakan merekrut 15–18 orang tenaga kerja untuk mendukung operasional, dengan posisi yang mencakup sopir, satpam, penjaga gudang, dan staf lainnya.

Tenaga kerja akan diprioritaskan dari masyarakat setempat agar koperasi benar-benar menjadi milik warga desa.

Pemerintah juga akan mendorong keterlibatan penerima bantuan sosial (bansos) untuk bekerja di Kopdes Merah Putih. Untuk itu, mekanisme perekrutan akan diintegrasikan dengan data Kementerian Sosial, khususnya keluarga penerima bansos dalam kategori Desil 1 (sangat miskin) hingga Desil 4 (rentan miskin), sehingga tenaga kerja yang direkrut benar-benar sesuai kualifikasi dan tepat sasaran.

Pemerintah sebelumnya menargetkan 20 ribu hingga 30 ribu unit Kopdes Merah Putih selesai dibangun pada Juni 2026.

Setelah pembangunan Kopdes Merah Putih selesai, pemerintah memastikan bahwa tahap operasional awal akan dijalankan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara selama dua tahun. ***