EmitenNews.com—PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) memutuskan untuk menunda proses Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), seiring dinamika yang terjadi di Pasar Modal. Untuk diketahui, proses IPO Bank Sumut sudah memasuki tahap penawaran awal (book building) yang berlangsung mulai tanggal 5 hingga 18 Januari 2023.
Corporate Secretary Bank Sumut Agus Condro Wibowo, dalam keterangan persnya, mengatakan keputusan penundaan tersebut diambil Perseroan bersama dengan Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan seluruh profesi penunjang. “Saat ini, Bank Sumut tengah mengatur timeline baru untuk jadwal IPO guna mengoptimalkan penawaran umum perdana saham,” kata Dia kepada EmitenNews.com
Agus mengemukakan, Perseroan tetap berkomitmen untuk melanjutkan proses IPO dalam rangka mencapai tujuan jangka panjang dan ekspansi bisnis.
Rencana Penawaran Umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara Tbk atau Bank Sumut (BSMT) mendadak batal.
Dalam prospektus e-IPO, Selasa (31/1/2023) pada pukul 13:00 wib tertulis canceled atau batal. Padahal sebelum jam tersebut hari ini masih berstatus Book Building. Bahkan saat ini nama Bank Sumut sudah tak ada lagi di jajaran laman e-IPO milik BEI.
Sebelumnya, Bank Sumut berharap mendapat pernyataan efektif penerbitan saham baru dari OJK pada tanggal 30 Januari 2023. Tapi justru pada hari ini 31 Januari 2023 tertulis batal.
Related News
Pemerintah Siapkan Support, Zarubezhneft Setuju Lanjutkan Blok Tuna
Terungkap, Trump Beli Saham Nvidia dan Apple, Lepas Amazon
Temuan Uang Palsu Makin Turun, Ternyata ini Penyebabnya
Paradise Indonesia JWC 2026 Berakhir, Ini Deretan Pemenangnya
IHSG Anjlok Nyaris 2 Persen, Emiten Prajogo Dominasi Top Losers
IHSG Siang (13/5) Menjunam 1,81 Persen, Saham Eks MSCI Jadi Beban





