Tetap Bijak Hadapi Volatilitas Pasar, Simak Tiga Langkah Ini
:
0
Ilustrasi investasi. FOTO-DOK BNI Sekuritas
EmitenNews.com - Pasar modal Indonesia saat ini tengah menghadapi kondisi yang dinamis, ditandai dengan tingkat volatilitas yang tinggi akibat berbagai faktor global dan domestik. Ketegangan geopolitik, arah kebijakan suku bunga global, serta perkembangan ekonomi domestik menjadi faktor yang mendorong fluktuasi di pasar modal.
Apakah ini momentum yang tepat? Merupakan pertanyaan besar bagi para investor ditengah pasar yang sedang fluktuatif.
BNI Sekuritas mengajak masyarakat dan investor untuk tetap bijak dalam merespons dinamika pasar. Volatilitas merupakan hal yang tidak bisa dihindari dan bagian wajar dari siklus investasi yang dapat berpotensi untuk membuka peluang strategis.
Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi, mengatakan bahwa investor yang cermat dalam memanfaatkan peluang di tengah pergerakan pasar yang dinamis, berpotensi meningkatkan keuntungan portofolionya. “Volatilitas adalah tantangan dan juga peluang yang bisa dihadapi dengan strategi yang cermat, terukur dan berbasis data. Kunci utamanya adalah tetap tenang, konsisten, dan tidak menunda untuk berinvestasi,” ungkap Teddy, Rabu (28/1).
Dalam kondisi seperti ini, BNI Sekuritas membagikan beberapa langkah yang dapat diterapkan oleh investor untuk menyikapi portofolionya secara bijak:
1. Kenali Instrumen Investasi dan Konsisten Berinvestasi
Dengan mengenali karakteristik setiap instrumen investasi yang dimiliki, investor dapat memahami potensi risiko dan imbal hasil secara lebih tepat. Pemahaman ini membantu investor mengambil keputusan yang lebih rasional dan sesuai dengan tujuan keuangan.
Selain itu, pemantauan portofolio secara konsisten serta transaksi yang dilakukan secara bertahap dapat membantu mengurangi dampak fluktuasi jangka pendek. Pendekatan ini mendukung disiplin investasi sekaligus menjaga emosi agar tidak mudah terpengaruh oleh volatilitas pasar harian.
2. Diversifikasi Portofolio
Dengan menyebar investasi ke berbagai sektor, aset, atau instrumen (seperti saham, obligasi, reksa dana), investor tidak terlalu tergantung pada kinerja satu aset saja. Ini membantu meredam kerugian apabila satu sektor mengalami penurunan. Seperti kata Warren Buffett, “Don’t put all your eggs in one basket.” Diversifikasi membantu menjaga stabilitas portofolio di tengah fluktuasi pasar.
Related News
Telisik! BREN, TPIA, CUAN hingga DSSA Dominasi Top Losers Pekan Ini
Pelototi, Ini 10 Saham Top Gainers dalam Sepekan
Pekan Kelabu, IHSG Anjlok 3,53 Persen, Asing Kabur Rp40,82 Triliun
Masyarakat ASEAN Target Empuk Scam Online, Google Turunkan Bantuan
Pertemuan Tump - Xi Jinping Angkat Kembali Dow Jones di Atas 50.000
Pemerintah Siapkan Support, Zarubezhneft Setuju Lanjutkan Blok Tuna





