Total Emiten Bakal Capai 800 Perusahaan, Antrian IPO dan Right Issue Banjiri Pasar Modal
:
0
EmitenNews.com—Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bahwa ditinjau dari jumlah Perusahaan Tercatat yang berada pada pipeline right issue, mencerminkan adanya kepercayaan Perusahaan Tercatat untuk memanfaatkan pasar modal Indonesia sebagai salah satu alternatif sumber pendanaan.
Hal ini selaras dengan jumlah perusahaan yang melakukan penggalangan dana melalui Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampai dengan tanggal 2 Agustus 2022, terdapat 30 perusahaan yang telah mencatatkan saham di BEI, dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp19,5 triliun. Sedangkan pada pipeline Pencatatan saham, masih ada 32 calon Perusahaan Tercatat yang berada dalam antrian untuk mencatatkan sahamnya di BEI.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, kepada media, Selasa (2/8/2022). Berdasarkan catatan kami, dengan memperhitungkan jumlah pipeline Pencatatan saham saat ini, diperkirakan pada hari Jumat tanggal 5 Agustus 2022, total Perusahaan Tercatat yang mencatatkan saham di BEI menembus angka 800. Tentunya ini merupakan pencapaian BEI yang patut disyukuri. Pencapaian ini juga tidak terlepas dari dukungan dan kebijakan dari Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI dan self-regulatory organization (SRO) lainnya dalam rangka membuat kondisi pasar modal yang kondusif pada masa yang dinamis.
Sebelumnya pada tahun 2020, total Perusahaan Tercatat yang mencatatkan saham telah mencapai angka 700. Hal ini diharapkan sebagai tonggak awal BEI ke depan untuk menjadi Bursa yang paling aktif di ASEAN. Pada tahun 2021, BEI merupakan Bursa di ASEAN dengan Pencatatan saham baru terbanyak selama empat tahun berturut-turut.
Selain Pencatatan saham baru, pada tahun 2021 juga menjadi tonggak sejarah baru bagi BEI dimana nilai right issue Perusahaan Tercatat mencapai angka Rp180,7 triliun. Pada tahun tersebut, satu Perusahaan Tercatat yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah melakukan right issue dengan nilai fund raised tertinggi sebesar Rp95,9 triliun.
Related News
Saham HSC Keluar dari IHSG Mulai November 2026, Intip Daftarnya
BEI Ubah Kriteria Evaluasi IHSG, Termasuk Soal Saham HSC!
Terkuak! Ini Daftar Pihak Kena Sanksi OJK di Kasus DSSA, BREN, CUAN
Dua Saham Kena Cap UMA, Kompak Turun di Sesi I, Salah Satunya ARB!
BEI Suspensi Dua Saham, Ada Emiten HSC
Calon Saham HSC yang Didepak dari IHSG, Total Jadi 81!





