Trinitan Metals (PURE) Antre Delisting, Saham Mirae Asset Nyangkut 10,84 Persen
EmitenNews.com - Trinitan Metals And Minerals (PURE) giliran masuk antrean delisting. Efek perseroan telah menjalani pemasungan sepanjang 12 bulan. Dan, umur suspensi akan genap mencapai 24 bulan pada 1 Agustus 2024 mendatang.
Emiten terancam delisting apabila mengalami kondisi, atau peristiwa, secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial atau secara hukum, atau kelangsungan status sebagai perusahaan terbuka, dan emiten tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan memadai.
Lalu, saham perusahaan tercatat akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir. ”Per 1 Agustus 2023 suspensi telah mencapai 12 bulan,” tulis Adi Pratomo Aryanto, Kadiv Penilaian Perusahaan I Bursa Efek Indonesia.
Per 31 Maret 2023 pemegang saham perseroan antara lain Trinitan Resourcetama 363,72 juta helai alias 26,45 persen. Mirae Asset 149,1 juta lembar alias 10,84 persen. Erkwan Kangdra 100 ribu lembar setara 0,00 persen. Masyarakat 862,04 juta helai atau 62,69 persen, dan saham treasuri 210 ribu eksemplar.
Berdasar keterbukaan informasi, struktur dewan komisaris, dan direksi perseroan antara lain Komisaris Utama Andri, Komisaris Hideki Iida, Direktur Utama Widodo Sucipto, Direktur Erkwan Kangdra, dan Direktur Hendrawan Lionardy. (*)
Related News
Regulasi Diketok, Kini IPO Baru Wajib Setor 15–25 Persen Free Float!
Per 1 April, BEI Hentikan Perdagangan Saham ASPR
BEI Naikkan Minimum Free Float Saham jadi 15 Persen, Cek Datanya
OJK Hormati Putusan KPPU Soal Dugaan Kartel Suku Bunga Pinjaman Daring
Bos BEI Beber Bursa RI Masuk 20 Besar Global dari Sisi Likuiditas
Bidik 30Juta SID, BEI Ajak Investor Lokal Agar Pasar Tak Direbut Asing





