Tumbuh 13,94 Persen, OJK Sebut Aset Industri Keuangan Syariah Capai Rp2.050 Triliun
:
0
EmitenNews.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia (LPKSI) yang menunjukkan selama tahun 2021, aset Industri Perbankan Syariah tumbuh 13,94 persen year on year (yoy).
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa aset industri keuangan syariah telah mencapai Rp2.050,44 triliun atau tumbuh 13,82 persen yoy.
Sementara, aset Industri Non Keuangan Bank (IKNB) syariah tumbuh 3,9 persen sepanjang tahun lalu.
Pada saat yang sama, Industri Pasar Modal Syariah menunjukkan pertumbuhan yang tampak dari kapitalisasi pasar Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencapai Rp3.983,65 triliun atau tumbuh 19,10 persen yoy di tahun 2021.
“Ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, baik perbankan syariah, pasar modal syariah maupun Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah telah menunjukkan resiliensi yang menunjang momentum pemulihan,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso dalam keterangan resmi, Selasa (26/4).
Related News
Perusahaan Mau IPO di BEI Bertambah Jadi Sembilan, 2 Calon Baru Masuk
Masih Panjang Jalan Aset Kripto jadi Cadangan Devisa, OJK Urutkan Ini
BEI Makin Getol Sikat Saham HSC, Kini Sasar Emiten Kapitalisasi Rp5T
Sumber Dana Terbatas, OJK Urai 8 Usaha Modal Ventura Belum Penuhi Ini
BEI Perketat Aturan HSC, Saham Rp5T Mulai Kena Pantau
Revisi Terbaru Peraturan Pencatatan Saham dan IPO di BEI, Ini Poinnya!





