5 Saham Ini Digembok BEI, Ada Emiten Grup Sinarmas!
:
0
Ilustrasi gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: AI/EmitenNews.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia kembali mengunci perdagangan 5 saham pada Kamis, 30 Juli 2026. Penghentian sementara atau suspensi dilakukan mulai sesi Pra-Pembukaan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Kelima saham yang disuspensi hari ini adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) dengan harga terakhir Rp20.200, PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) di level Rp16, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) di harga Rp21, PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) di Rp109, dan PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) yang terakhir diperdagangkan di Rp242.
Donni Kusuma Permana selaku P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI menjelaskan suspensi RGAS dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
"Sebagai bentuk perlindungan bagi Investor," tulisnya dalam keterbukaan informasi tanggal 29 Juli.
Sementara itu untuk 4 saham lainnya diduga merupakan tindak lanjut perusahaan tercatat yang terlambat menyampaikan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2025 dan/atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan tersebut. Sebagaimana,saham ASMI hingga LCKM sempat masuk daftar tersebut per 30 Juni 2026.
Berdasarkan aturan BEI, laporan keuangan tahunan paling lambat disampaikan 90 hari setelah tahun buku berakhir. Jika terlambat 1-30 hari kalender dikenai Peringatan Tertulis 1.
Sementara 31-60 hari Peringatan Tertulis 2 dan denda Rp50 juta, 61-90 hari Peringatan Tertulis 3 dan denda Rp150 juta.
Sedangkan, jika sudah lewat >91 hari kalender maka sanksinya adalah Suspensi dan Denda. Sebelumnya BEI telah memberikan peringatan tertulis III dan tambahan denda sebesar Rp150 juta namun hingga hari kalender ke-91 sejak lampaunya batas waktu, emiten yang bersangkutan belum memenuhi kewajibannya. Hal ini sesuai ketentuan II.6.4 Peraturan Bursa Nomor I-H tentang Sanksi.
Tujuan penghentian sementara ini menurut BEI adalah untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada sebelum mengambil keputusan investasi.
BEI juga meminta para pihak yang berkepentingan untuk terus memantau keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perseroan.
Related News
IHSG Sesi I (30/7) Rebound, Menghijau Nyaris 1 Persen ke 6.147
Providentia Lego 1,62 Persen Saham Emiten Haji Isam PACK Senilai Rp52M
Hapsoro Cabut, Paruh I 2026 PADI Boncos 576,58 Persen
Beban Meningkat, Laba APII Susut 22,7 Persen di Semester I 2026
MAPA Catat Laba Bersih Rp865 Miliar di Semester I-2026, Naik 32 Persen
Meroket 493 Persen, PANI Catat Laba Rp1,66 Triliun Semester I





