Asperindo Respon Dugaan Pelanggaran Struktur Modal Asing J&T Indonesia
Asperindo telah berkomitmen secara bersama melalui Rakornas dengan harapan saling menjaga industri kurir supaya tumbuh bersama dengan persaingan yang sehat.
"Tapi kenyataannya masih ada perusahaan yang melakukan perang harga dan duduk masalah ini adalah karena mereka melanggar kepemilikan asing maksimum 49%. Dan tidak ada tindakan dari pemerintah, sehingga pelanggaran tersebut terus terjadi," pungkas Budiyanto.
Related News
Di Tengah Disrupsi Teknologi, Blue Bird Catat Pendapatan Rp5,7 Triliun
BPH Migas Pastikan Belum Ada Pembatasan Pembelian BBM Subsidi
BPH Migas Atur Pembelian BBM Subsidi Maksimal 50 Liter Per Hari
BSN Raih Penghargaan Financial Brands Awards 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000 Per Gram
Data DJP, Laporan SPT Capai 9,7 Juta, Aktivasi Coretax 17,1 Juta WP





