Berbenah, Manajemen Baru Pos Indonesia Koreksi Pembukuan Rp9 Triliun
:
0
Tampak gedung PT Pos Indonesia berdiri tegak. FOTO - Dok Pos Indonesia
EmitenNews.com - Pembenahan PT Pos Indonesia menjadi salah satu agenda terus dikawal BP BUMN bersama Danantara. Langkah itu, menyusul laporan manajemen baru PT Pos Indonesia mengenai hasil audit berupa penyesuaian pembukuan periode 2023, 2024, dan 2025 sejumlah Rp9 triliun sebagai bagian dari proses pembersihan, dan pemulihan catatan keuangan perusahaan.
Nah, guna mengawal pembenahan itu, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama PT Pos Indonesia yang baru, Iskandar Kunaefi, pada Rabu (22/7). Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis untuk mempercepat transformasi perusahaan melalui pembenahan menyeluruh, mulai dari tata kelola, kondisi keuangan, hingga model bisnis.
Dalam arahannya, Dony menegaskan transformasi yang dijalankan harus dilakukan secara serius, dan menyentuh akar persoalan perusahaan. "Transformasi yang kita lakukan di sini bukan transformasi setengah-setengah. Kita tidak ingin sesuatu yang artifisial atau dipoles-poles. Proses ini kita lakukan untuk menjadikan perusahaan-perusahaan BUMN tangguh ke depannya," ujar Dony, mengutip instagram resmi BP BUMN.
Selain memastikan proses restrukturisasi berjalan komprehensif, pembenahan juga difokuskan pada strategi penataan keuangan efektif, dan efisien guna mengurangi beban biaya perusahaan. Salah satu inisiatif ditekankan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap struktur pendapatan, komponen biaya, serta penerapan model bisnis lebih tepat dan berkelanjutan melalui pelibatan intercompany untuk mempercepat penurunan utang perusahaan.
Dony menekankan seluruh langkah perbaikan harus berorientasi pada penguatan fundamental bisnis dan memiliki target terukur agar dapat dikawal secara konsisten. ”Kalau bisnis intinya masih negatif terus, enggak ada gunanya. Fokus dulu membuat ini positif dan menurunkan cost. Jadi, setiap inisiatif harus jelas targetnya, kapan selesainya, dan berapa hasilnya. Kita hanya akan mengontrol berdasarkan itu," tegas Dony.
Melalui pembenahan yang menyeluruh itu, BP BUMN bersama Danantara berharap PT Pos Indonesia dapat memperkuat fundamental perusahaan, memulihkan kesehatan keuangan, serta meningkatkan daya saing sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi negara. (*)
Related News
Tak Penuhi Panggilan, Kejagung Jadwalkan Lagi Periksa Febrie Jumat
KDM Ungkap Bandara Kertajati jadi Pusat Integrasi Industri Pertahanan
Kepala BGN Sudaryono Serukan Lapor Polisi Siapapun yang Minta Atensi
Mundur dari BGN, Tapi Masih Komisaris Pertamina CELIOS Kritik Nanik
Perkuat Ekowisata Kaltim, Pemprov Optimalkan Daya Tarik Hiu Paus
RS Swasta Tulang Punggung JKN, ARSSI Dorong Reformasi Pembiayaan BPJS





