BTN Raih Penghargaan Top Company in Banking Transformation 2026
:
0
Direktur Risk Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Setiyo Wibowo, menerima penghargaan Top Company in Banking Transformation dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026 di Jakarta, Senin (29/6). FOTO - Dok BTN
EmitenNews.com - Bank Tabungan Negara (BTN) menerima penghargaan Top Company in Banking Transformation 2026. Award dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026 itu, menegaskan keberhasilan transformasi digital, layanan, dan manajemen risiko perusahaan.
Selain itu, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen berkelanjutan BTN dalam menjalankan transformasi bisnis secara menyeluruh. Mulai akselerasi digitalisasi, otomasi proses bisnis, modernisasi infrastruktur teknologi, peningkatan kualitas layanan, penguatan tata kelola, dan manajemen risiko, hingga peningkatan efisiensi pendanaan.
Transformasi BTN juga sejalan dengan arah besar transformasi BUMN didorong Danantara dalam membangun perusahaan negara lebih lincah, kompetitif, berdaya saing, dan mampu menciptakan nilai berkelanjutan.
Nah, dalam konteks itu, BTN terus memperkuat fundamental bisnis melalui inovasi layanan berbasis digital, penyederhanaan proses operasional, pemanfaatan data, teknologi untuk pengambilan keputusan, penguatan kerangka manajemen risiko lebih adaptif, dan terintegrasi.
Melalui berbagai inisiatif itu, BTN mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses layanan kepada nasabah, memperkuat keandalan sistem, dan membangun pengelolaan risiko lebih proaktif. Transformasi itu, sekaligus mendukung upaya BTN dalam menghadirkan layanan perbankan lebih cepat, aman, modern, dan relevan dengan kebutuhan nasabah era digital.
Menyusul capaian tersebut, BTN makin menegaskan peran sebagai bank terdepan dalam pembiayaan perumahan nasional sekaligus sebagai institusi keuangan BUMN terus bertransformasi menjadi lebih modern, efisien, kompetitif, berorientasi pada penciptaan nilai bagi nasabah, pemangku kepentingan, dan perekonomian nasional. (*)
Related News
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747
Vietnam Airlines Bidik Laba Meski Bahan Bakar Melonjak, Garuda Bisa?





