EmitenNews.com - Danantara Asset Manajemen akan mengantongi dana taktis Rp16,68 triliun. Itu dari koleksi 52,66 persen setara 79,8 miliar saham Bank BRI (BBRI). Ya, bank milik negara itu, akan menebar sisa dividen tahun buku 2025 senilai Rp31,47 triliun setara Rp209 per eksemplar.

Sedangkan investor publik akan berebut dividen BRI Rp14,79 triliun. Besaran dividen masyarakat itu, merepresentasikan porsi kepemilikan 70,76 miliar helai setara 46,69 persen. Selain itu, kalangan direksi dan komisaris juga bakal ikut kecipratan letupan dividen Bank BRI.

Aris Hartanto dengan kepemilikan 430.964 lembar akan kebagian Rp90,07 juta. Achmad Royadi mengemas 1,21 juta helai akan mendapat Rp254,07 juta. Ety Yuniarti akan memperoleh Rp60,87 juta. Hery Gunardi mendapat Rp90,91 juta. Farida Thamrin akan mendapat dividen Rp4,14 juta.

Akhmad Purwakajaya bakal kebagian dividen Rp50,89 juta. Viviana Dyah Ayu Retno dengan porsi 3,82 juta lembar akan kebagian Rp798,27 juta. Kartika Wirjoatmodjo akan mangemas dividen Rp350,7 juta. Dan, Awan Nurmawan bakal mendapat suntikan dividen Rp148,91 juta.

Perolehan dividen itu, bersandar pada laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 31 Maret 2026 biro administrasi efek PT Datindo Entrycom. Sekadar informasi, sepanjang tahun buku 2025, BRI akan menebar dividen Rp52,1 triliun setara dengan 346 per lembar.

Guyuran dividen itu, sudah termasuk dividen interim senilai Rp20,63 triliun setara 137 per saham yang telah dicairkan pada 15 Januari 2026. Dengan begitu, para pemodal akan menerima sisa dividen Rp31,47 triliun alias selevel dengan Rp209 per eksemplar. So, jadwal dividen BRI sebagai berikut.

Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 20 April 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 21 April 2026. Cum dividen pasar tunai pada 22 April 2026. Ex dividen pasar tunai pada 23 April 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 22 April 2026 pukul 16.15 WIB. Pembayaran dividen pada 8 Mei 2026. (*)