Devisa Jepang Tersedot USD77,11 Miliar Untuk Tahan Yen
:
0
Cadangan devisa Jepang turun sebesar USD 77,11 miliar menjadi USD 1,31 triliun pada akhir Mei 2026 dari USD 1,38 triliun pada bulan sebelumnya
EmitenNews.com - Cadangan devisa Jepang turun sebesar USD 77,11 miliar menjadi USD 1,31 triliun pada akhir Mei 2026 dari USD 1,38 triliun pada bulan sebelumnya, mencapai level terendah sejak Juli tahun lalu.
Cadangan mata uang asing menurun menjadi USD 1,09 triliun, terdiri dari USD 931,68 miliar dalam sekuritas dan USD 162,24 miliar dalam deposito. Dari deposito tersebut, USD 161,80 miliar disimpan di bank sentral asing dan BIS, sementara deposito dengan bank yang berkantor pusat di Jepang berjumlah USD 410 juta.
Posisi cadangan IMF tercatat sebesar USD 11,51 miliar, kepemilikan SDR bernilai USD 60,89 miliar, dan cadangan emas mencapai USD 123,65 miliar. Aset cadangan lainnya total USD 15,91 miliar, sementara aset mata uang asing lainnya mencapai USD 34,50 miliar.
Penurunan tajam ini kemungkinan mencerminkan intervensi besar-besaran Jepang dalam membeli yen selama bulan tersebut. Kementerian Keuangan baru-baru ini mengonfirmasi bahwa otoritas menghabiskan rekor JPY 11,7 triliun untuk mendukung mata uang antara akhir April hingga 28 Mei.(*)
Related News
Rupiah Jebol 18.000, BI Janji Intervensi Pasar Valas
KOSPI Rontok 10 Persen, Efek Dominonya Ancam Indonesia
Taruhan Suku Bunga Fed Bayangi Rupiah dan Dolar
Yen Terancam Tembus 165 per Dolar AS, Intervensi Mengintai
Emas Tertahan di USD 4.020 Jelang Keputusan The Fed
Stok AS Menyusut, Harga Minyak Mentah Tembus USD83





