FORU Rights Issue Rp27,1T, Ekuitas Rp23 Miliar Bakal Dikerek 1.178x?
:
0
Tangkapan layar Pengurus Fortune Indonesia kala agenda e-RUPS perseroan.
EmitenNews.com - PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU) resmi mengubah kegiatan usaha dari media dan percetakan menjadi perusahaan holding. Sekaligus, perseroan menyetujui aksi penambahan modal melalui Rights Issue atau Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I).
Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 22 Juli 2026. Rapat dihadiri pemegang saham yang mewakili 62,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.
Corporate Secretary FORU, Hadi Pranggono dalam keterangannya, Jumat (24/7) menyampaikan hasil keputusan RUPSLB.
"Menyetujui peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan melalui Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I ("PMHMETD I") sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015," ujar Hadi.
Pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar. "Modal dasar: Rp50.000.000.000.000 (lima puluh triliun Rupiah); Modal ditempatkan dan disetor: sebanyak-banyaknya Rp21.556.094.445.600 (sekitar Rp21,55 triliun); Nilai nominal saham: Rp100," rekap Hadi.
Detail Rights Issue
Dalam aksi korporasi ini perseroan bakal menawarkan sebanyak-banyaknya 215.096.316.400 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham atau sebesar 99,78% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah PMHMETD I.
Setiap pemegang 100 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) perseroan pada 8 hari kerja setelah pernyataan pendaftaran menjadi efektif pada pukul 16.00 WIB berhak atas sebanyak 46.235 hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp126.
Dengan demikian nilai keseluruhan rights issue FORU sebanyak-banyaknya mencapai Rp27,102 triliun.
Hitungan Potensi Kenaikan Ekuitas
Related News
Verah Kurangi Porsi, Saham TAMA Melambung 320 Persen
Performa Apik, Saham BSSR Konsisten Susuri Zona Hijau
18 September, INDY Alihkan 7,5 Juta Saham Treasuri
Danantara Serukan ADHI Pangkas Seluruh Anak Usaha
Perkuat Bisnis, MTDL Akselerasi Adopsi Agentic AI
Komisaris Lego Saham DILD, Lo Kheng Hong Masih Setia Koleksi





