EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut status Efek Bersifat Ekuitas dalam Pemantauan Khusus atau Full-Call Auction (FCA) untuk 3 saham usai sepekan lamanya berotasi di sana. Pencabutan berlaku efektif mulai Senin, 31 Agustus 2026.

Tiga emiten yang keluar dari FCA tersebut adalah PT Singaraja Putra Tbk. (SINI), PT Saranacentral Bajatama Tbk. (BAJA), dan PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. (KKES).

"Dengan ini Bursa mengumumkan Pencabutan Efek Bersifat Ekuitas Dari Pemantauan Khusus sebagai berikut," tulis Teuku Fahmi Ariandar, Kadiv Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI dalam pengumuman.

Pada perdagangan usai dibebaskan dari FCA yakni, Senin (31/8) per pukul 10.50 WIB, saham SINI langsung melesat naik ke harga atas 9,35% ke level Rp10.525. Saham BAJA turut mengekor naik 9,49% ke level Rp300. Sementara KKES justru melemah 1,43% ke level Rp69.

Rincian 3 Saham Keluar FCA

Berdasarkan pengumuman BEI, ketiga saham tersebut sebelumnya tercatat di Papan Pemantauan Khusus dan dipindahkan ke Papan Pengembangan.

1. SINI - PT Singaraja Putra Tbk

Emiten grup Hapsoro ini keluar dari FCA karena masuk kriteria nomor 5. Memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir.

2. BAJA - PT Saranacentral Bajatama Tbk  

Keluar dari FCA karena masuk kriteria nomor 10. Dikenakan penghentian sementara perdagangan Efek selama lebih dari 1 hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.