EmitenNews.com - Bangga betul Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Jawa Timur itu menilai Bank Jatim telah mampu menunjukkan fungsi intermediasi dengan baik sekaligus mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kualitas. Ia mengapresiasi capaian BPD Jatim yang membukukan laba bersih Rp661 miliar, melonjak 90,41 persen (yoy) dibanding tahun lalu Rp347 miliar.

"Kinerja keuangan Bank Jatim sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian yang patut diapresiasi," katanya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Bank Jatim di Surabaya, Rabu (7/5/2026).

Menurut Khofifah, kemampuan Bank Jatim dalam menjalankan fungsi intermediasi, tercermin dari pertumbuhan aset, peningkatan penyaluran kredit, serta penguatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang menunjukkan kemampuan dalam menjaga momentum pertumbuhan secara konsisten.

Pada neraca konsolidasi (year-on-year/yoy), kinerja aset Bank Jatim meningkat dari Rp118,14 triliun menjadi Rp168,85 triliun atau tumbuh 42,93 persen. Lalu, penyaluran kredit meningkat dari Rp75,35 triliun menjadi Rp110,50 triliun atau tumbuh 46,65 persen, serta DPK naik dari Rp90,01 triliun menjadi Rp127,24 triliun atau tumbuh 41,36 persen.

Kemudian, dari sisi Laba Rugi Konsolidasi secara tahunan (yoy), kinerja Bank Jatim juga menunjukkan tren yang positif dan konsisten dengan peningkatan pendapatan bunga dari Rp8,28 triliun menjadi Rp10,16 triliun atau tumbuh 22,64 persen.

Lalu, penguatan pendapatan bunga bersih dari Rp5,62 triliun menjadi Rp7,08 triliun yang tumbuh 25,9 persen hingga pertumbuhan laba bersih dari Rp1,29 triliun menjadi Rp1,61 triliun atau naik 24,8 persen.

Bank Jatim Terus Berupaya Menjadi BUMD Terbaik

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan perseroan terus berupaya untuk menjadi BUMD yang terbaik, profesional, dan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi terutama di wilayah regional Jawa Timur.

Hal itu dilakukan baik melalui aspek operasional bisnis sehari-hari maupun melalui pendistribusian atas perolehan laba Perseroan dalam bentuk dividen.

"Atas beberapa hal yang telah Manajemen terapkan dengan didukung oleh produktivitas tim yang solid termasuk melalui kolaborasi konsolidasi bersama empat BPD yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) maka kinerja keuangan konsolidasi perseroan tahun 2025 cukup positif," katanya.