Hapsoro Cabut, Paruh I 2026 PADI Boncos 576,58 Persen
:
0
Logo Minna Padi Investama Sekuritas. FOTO - Dok PADI
EmitenNews.com - Minna Padi Investama Sekuritas (PADI) semester I 2026 boncos Rp14,25 miliar. Drop 576,58 persen dibanding episode sama tahun lalu dengan tabulasi laba bersih Rp2,99 miliar. Oleh karena itu, rugi bersih per saham eks broker asuhan Happy Hapsoro tersebut menjadi Rp1,49 dari sebelumnya surplus Rp0,28.
Total pendapatan minus Rp2,38 miliar, anjlok 119,54 persen dari periode sama tahun lalu dengan tabulasi pendapatan Rp12,18 miliar. Itu terdiri dari pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek minus Rp2,76 miliar, ambles dari surplus Rp10,86 miliar. Pendapatan kegiatan penjaminan emisi efek nihil dari Rp1,15 miliar.
Pendapatan dividen dan bunga Rp376,02 juta, naik dari Rp168,22 juta. Total beban usaha Rp11,37 miliar, bengkak dari Rp10,19 miliar. Beban terbesar dari beban kepegawaian Rp6,06 miliar, bengkak dari Rp5,35 miliar. Beban penyusutan Rp1,55 miliar, berkurang dari Rp1,63 miliar. Beban umum dan administrasi Rp986,94 juta, naik dari Rp587,21 juta.
Beban jasa profesional Rp814,42 juta, bengkak dari episode sama tahun sebbelumnya Rp395,14 juta. Beban custodian Rp642,48 juta, bertambah dari Rp381,4 juta. Beban pemeliharaan sismtem Rp510,99 juta, bertambah dari Rp404,99 juta. Rugi usaha Rp13,76 miliar, drop dari laba Rp1,99 miliar.
Laba selisih kurs bersih Rp107,84 juta, melambung dari posisi sama tahun lalu Rp7,12 juta. Beban keuangan Rp770,86 juta, mengalami pembengkakan dari edisi sama tahun sebelumnya Rp19,32 juta. Beban lain-lain Rp495,11 juta, anjlok dari laba Rp894,96 juta. Manfaat pajak penghasilan nihil dari sebelumnya Rp108,56 juta.
Total ekuitas terakumulasi senilai Rp140,94 miliar, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya Rp157,77 miliar. Defisit Rp133,89 miliar, bengkak dari Rp119,63 miliar. Jumlah liabilitas Rp16,27 miliar, terpangkas dari Rp98,76 miliar. Total aset Rp157,22 miliar, berkurang dari Rp256,53 miliar. (*)
Related News
Green Power Group (LABA) Garap Bisnis Sewa Baterai untuk Truk Listrik
FCA Tak Henti-Henti Berakibat Suspensi, INPS Umumkan Manuver Terbaru
IHSG Terkoreksi–Asing Buang Barang Lagi, Neto Hampir Rp1T di Sesi I
Tiga Saham Disuspensi BEI, Salah Satunya Nonstop ARA 9 Hari Berturut
BYAN Bebas Force Majeure, Kuota Bertambah, dan Saham Justru Menukik
Kontras, Dua Saham Naik Tak Wajar Kena Stempel UMA BEI





