Hati-hati! Pengelola Hotel Ini Sahamnya Dalam Pengawasan BEI
:
0
Salah satu hotel yang dikelola PNSE
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan dan transaksi Saham PT Pudjiadi And Sons Tbk (PNSE). Pasalnya terjadi kenaikan harga di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
Hingga penutupan perdagangan sesi I siang ini, Kamis (14/11) saham PT Pudjiadi And Sons Tbk (PNSE) Pengelola Hotel The Jayakarta tersebut masih menguat 15,34% atau naik 135 point ke harga Rp1.015 per saham.
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham PNSE, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi, tulis Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam pengumuman bursa.
PNSE adalah di bidang perhotelan dengan segala fasilitas dan sarana penunjang lainnya, antara lain jasa akomodasi, perkantoran, perbelanjaan, apartemen, sarana rekreasi dan hiburan yang berada di lokasi hotel. Hotel yang dikelola PNSE, yaitu: The Jayakarta SP Hotel & Spa (Jakarta) , The Jayakarta Bandung Suites – Boutique Suites & Spa, The Jayakarta Anyer Villas Beach Resort – Boutique Suites & Spa, The Jayakarta Cisarua Inn & Villas Mountain Resort & Spa.
Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Pudjiadi And Sons Tbk (31-Mar-2023), yaitu: Istana Kuta Ratu Prestige (pengendali) (55,70%), PT Jayakarta Investindo (25,03%) dan Lenawati Setiadi Pudjiadi (6,61%).
Related News
Sinar Mas Usung Calon Direksi & Komisaris Baru KETR, Ada Eks Bos LPKR
Krakatau Steel (KRAS) Merger Anak Usaha, Manajemen Ungkap Dampaknya
Tak Ada Lagi Catherine di GOTO
Dua Saham Ditetapkan UMA oleh BEI, Nasibnya Jomplang: ARA dan Nyungsep
Baru Lepas Suspensi, Dua Saham Senasib Kompak Cetak ARA Bersamaan!
IRSX Boyong Konser Pertama Dimash Qudaibergen 12 Desember 2026





