Hati-Hati, Saham AirAsia Indonesia (CMPP) dan Adaro Minerals (ADMR) Diawasi BEI
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini tengah mencermati pola transaksi Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) dan PT AirAsia Indonesia Tbk. (CMPP). Pasalnya Saham ALKA dan CMPP tersebut terjadi peningkatan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
Hingga penutupan sesi I perdagangan hari ini Selasa (11/1/2022) siang ini, saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), melesat hingga auto reject atas (ARA) 24,47% atau naik 116 point ke harga Rp 590 per saham.
Sedangkan, saham PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) pada jeda siang ini, Selasa (11/1/2022) juga tercatat naik 23,22% atau menguat 98 point ke harga Rp520 per saham.
"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham ALKA dan CMPP BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa."tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Selasa (11/1).
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Related News
Victoria (VICO) Borong 3,67 Persen Saham BIPP, Nilainya Hampir Rp15M
Pengendali Borong 4,29 Persen Saham Victoria (VINS) Senilai Rp14,4M
Emiten RS Grup Astra (HEAL) Siapkan Rp200 Miliar Buyback Saham
Akuisisi Prajogo Diproses, SINI Bidik Pendapatan Batu Bara Rp2,98T
5 Pentolan TOWR Ramai-Ramai Lepas Saham, Nilainya Tembus Rp51,4 Miliar
INPP Pacu Recurring Income Capai 75 Persen dari Pendapatan 2026





