IHSG Dibuka Terjun 1,25% ke Dasar 6.500, Cermati Sentimen Global Ini
:
0
Layar merah perdagangan IHSG.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Jumat (11/9/2026). IHSG dibuka menyentuh level terendah di 6.506,99 atau turun 1,25% dari penutupan kemarin.
Pelemahan pagi ini dibarengi market breadth yang negatif. Yakni, sebanyak 421 saham melemah, 107 saham menguat, dan 152 saham stagnan.
Volume transaksi mencapai 2,951 miliar saham dengan nilai turnover Rp1,291 triliun. Kapitalisasi pasar tercatat Rp11.453,386 triliun.
Data penutupan kemarin menurut Mirae Asset Sekuritas Indonesia IHSG turun 1,33% ke level 6.589,34.
Tekanan jual kemarin disertai foreign net sell Rp748 miliar di pasar reguler. Mirae menilai tekanan terutama terlihat pada BBCA dan BBRI yang lebih mencerminkan aksi profit taking.
"Asing masih mengakumulasi ANTM, AADI, CUAN, dan PTBA, mengindikasikan rotasi parsial menuju saham komoditas, bukan broad-based foreign exit," jelas Mirae.
Sentimen Global Masih Menekan
Mirae mencatat sentimen global masih menantang seiring UST10Y mendekati 5% dan kenaikan deposit rate ECB menjadi 2,5%.
Tekanan juga datang dari harga minyak. Berdasarkan BRI Danareksa Sekuritas, harga Brent crude naik mendekati US$109/barel pada Jumat dan berpotensi mencatat kenaikan sekitar 13% dalam sepekan, terbesar sejak pertengahan Juli.
Penguatan dipicu eskalasi konflik AS–Iran yang meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global dalam waktu lebih panjang.
Related News
IHSG Tertekan, Serok Sejumlah Saham Andalan Berikut
Pasar Waswas, Minyak Bikin APBN Jebol
IHSG Volatil Tersengat Sentimen Global, Analis Waspadai Ini
Telkom Buka Suara Nilai Sewa Gedung yang Dipakai BGN
IHSG Melemah 1,33 Persen, DSSA dan BBCA Anjlok, CUAN Melambung
Jeda Siang, Market Cap BEI Tergerus IHSG Berakhir Terjerumus ke 6.668





