IHSG Melemah 1,33 Persen, DSSA dan BBCA Anjlok, CUAN Melambung
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (10/9/2026) ditutup lanjur melemah yaitu sebesar 88,63 poin (1,33%) ke 6.589,33. Indeks komposit sebelumnya dibuka menguat ke 6.688,17 namun tidak lama bertahan langsung merosot dan konsisten bergerak di zona merah hingga akhir perdagangan.
Pelemahan indeks hari ini dipicu 516 saham yang mencatat penurunan harga. Sementara, hanya 159 saham yang menguat dan 127 saham lainnya stagnan.
Total volume perdagangan sebanyak 48,04 miliar saham, frekuensi 2,66 juta kali, dan total transaksi Rp21,38 triliun.
Pelemahan IHSG tak lepas dari buruknya kinerja beberapa saham big caps. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yang mencatat transaksi terbesar Rp1,3 triliun, harganya anjlok 5,13% ke Rp1.110, disusul Bank Central Asia (BBCA) senilai Rp1,3 triliun harga turun 1,53% ke Rp6.425 per saham.
Saham pencetak transaksi terbesar berikutnya bergerak beda arah, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Rp1 triliun transaksi, harga menguat 4,79% ke Rp985. Tekanan berlanjut dengan penurunan Bumi Resources (BUMI) sebesar 4,5% ke Rp212 dengan total transaksi Rp1 triliun.
Sementara itu, saham-saham LQ45 dengan penguatan tertinggi (top gainer) dipimpin CUAN, dan diikuti Aneka Tambang (ANTM) menguat 2z19% ke Rp3.270, dan United Tractors (UNTR) naik 1,44% ke Rp26.375 per saham.
Anggota LQ45 dengan penurunan terdalam dipimpin Indika Energy (INDY) turun 7,69% ke Rp2.880, Trimegah Bangun Persada (NCKL) merosot 4,98% ke Rp955, dan BUMI yang anjlok 4,5% ke Rp212 per saham
Related News
Jeda Siang, Market Cap BEI Tergerus IHSG Berakhir Terjerumus ke 6.668
Minyak Tembus USD102, B50 Sudah Tersedia di 94% SPBU
IHSG Pagi Menghijau Dekati 6.700, Investor Waspadai Harga BBM
Minyak Tekan Wall Street, IHSG Bangkit
IHSG Sideways, Pelototi Saham ANTM, DSSA, EMAS, dan ELSA
Balé by BTN Mudahkan Kaum Muda Miliki Rumah Idaman





