IHSG Ditutup Jadi Naik 0,29 Persen, INKP, MEDC, PTBA Top Gainers LQ45
:
0
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan sore hari ini Senin (12/12) menguat 19,33 poin atau 0,29% ke level 6.734,45. Sepanjang perdagangan berada di zona merah dan baru mulai menyentuh zona hijau jelang penutupan perdagangan.
Kenaikan IHSG di penutupan sore hari ini didorong indeks sektor barang konsumer primer yang naik hingga 1,21%. Sektor transportasi naik 1.06%. Sektor properti dan real estate naik 0,78%. Sektor kesehatan juga naik 0,73%. Sektor energi naik 0,54%. Sektor perindustrian naik 0,22%. Lalu sektor keuangan naik 0,18%. Sektor barang barang baku tumbuh 0,16% dan Sektor barang konsumer non primer naik tipis 0,04%.
Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 22,27 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 12,07 triliun. Sebanyak 316 saham yang naik dan 226 saham yang turun serta 162 saham stagnan.
Top gainers LQ45 hingga penutupan hari ini, Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) 5,66% ke Rp 9.800 per saham, Medco Energi Internastional Tbk (MEDC) 5,12% ke Rp 1.130 per saham dan Bukit Asam Tbk (PTBA) 4,97% ke Rp 3.800 per saham.
Sedangkan Top losers LQ45, Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) 6,70% ke Rp 1.045 per saham, Bank Jago Tbk (ARTO) 6,52% ke Rp 3.300 per saham dan GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 6,45% ke Rp 87 per saham.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; MTPS naik 26 point atau menguat 34,66% ke level 101. CHEM menguat 26,25% atau naik 42 point ke level 202. WAPO menguat 25,00% atau bertambah 58 point ke level 290. BBRM menguat 21,73% atau naik 15 point ke level 84. INPS yang naik 155 point atau menguat 18,23% ke level 1.005.
Related News
Penurunan IHSG Sepanjang 2026 Terburuk Se-ASEAN, Asia Pasifik, & Dunia
OJK Perpanjang Tenggat Pelaporan SLIK Asuransi Hingga 2027
Harga Beras SPHP Tak Naik, Tapi Pembelian Dibatasi
BREN, DSSA, IFSH, dan SOTS Hiasi Top Losers Pekan Ini
WBSA, BDMN, dan KOTA Huni Top Gainers, Simak Lengkapnya
IHSG Longsor 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp12.736 Triliun





