Jadi Sorotan BEI, Begini Jawaban Manajemen Emiten Duo Taipan Ini
:
0
Ilustrasi PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD). Dok. JIHD.
EmitenNews.com - Manajemen PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) buka suara terkait volatilitas transaksi saham perseroan yang menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten milik duo taipan, Sugianto Kusuma alias Aguan dan Tomy Winata itu, tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal.
Pengakuan emiten milik dua konglomerat nasional itu, disampaikan dalam keterbukaan informasi, Kamis (10/9/2026).
Mereka menyampaikan klarifikasi tersebut sebagai tanggapan atas surat BEI No. S-11358/BEI.PP2/09-2026 tertanggal 4 September 2026 mengenai permintaan penjelasan atas volatilitas transaksi efek JIHD.
Dalam pernyataannya, manajemen JIHD menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Nomor I-E BEI yang dapat memengaruhi nilai efek perseroan maupun keputusan investasi investor.
Terkait aktivitas pemegang saham tertentu, perseroan juga mengaku tidak mengetahui pertimbangan yang mendasari transaksi investor di pasar sekunder.
“Perseroan tidak mengetahui informasi mengenai pertimbangan yang mendasari transaksi yang dilakukan oleh investor di pasar sekunder.” Begitu pernyataan manajemen JIHD.
Selain itu, manajemen JIHD memastikan tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat. Perseroan menyebut tidak ada rencana tindakan korporasi, termasuk yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham JIHD di Bursa, setidaknya dalam tiga bulan mendatang.
Satu hal lagi, manajemen JIHD juga menegaskan tidak mengetahui adanya informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan yang belum disampaikan kepada publik.
Dengan demikian, perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi material yang dapat menjadi penjelasan atas volatilitas transaksi saham JIHD.
Sementara itu, berdasarkan data BEI, saham JIHD ditutup turun 20 poin atau 4,3% ke level Rp444 per saham pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Sehari sebelumnya, saham JIHD berada di level Rp454 per saham.
Related News
Eksposur FOLK, Terlibat dalam 2 Megaproyek Pusat Data Internasional
MGLV Gelar Rights Issue Rp2,54 Triliun, Pengendali Serap Separuh Lebih
RBB 2026, Bank Jago (ARTO) Pastikan tak ada Rencana Merger dengan BFIN
Melantai Tahun Depan, RAJA Rencanakan Hingga 2 IPO Baru Grup Hapsoro
Tambah 3 Tugboat dan 1 LCT, MITI Perkuat Bisnis Pelayaran dan Logistik
Kinerja Timah (TINS) Lampaui Target, Laba Bersih Melonjak 805 Persen





