Kejar Penyaluran KPR Non Subsidi Rp10,3 T, BBTN Gaet Milenial Melalui Fitur GPM
:
0
EmitenNews.com - Perbankan plat merah, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) tengah mengejar target penyaluran KPR Non Subsidi sebesar Rp10,3 triliun sepanjang tahun 2021.Salah satu langkahnya, dengan melakukan sosialisasi Fitur Graduated Payment Mortgage (GPM) di lima kota besar.
Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) BBTN, Suryanti Agustinar menjelaskan, GPM digagas Bank BTN untuk menggaet para milenial untuk membeli rumah dengan KPR BTN Gaess For Milenial.
Fitur tersebut memudahkan milenial karena angsurannya cenderung ringan di beberapa tahun pertama dengan perhitungan suku bunga kredit yang lebih kompetitif. “Roadshow ini dilakukan untuk mengejar target pencapaian penyaluran KPR Non Subsidi yang tahun ini dipatok Rp 10,3 triliun,” kata dia kepada media, Sabtu (06/11/2021)
Ia berharap, GPM menjadi Top of Mind para milenial ketika ingin membeli rumah. Hasilnya, penyaluran KPR BTN Gaess For Milenial sejak tahun 2019 sampai dengan September 2021 telah mencapai Rp 15,2 triliun. Adapun kota kota yang disinggahi, yaitu; Daerah Istimewa Yogyakarta, Medan, Surabaya, Bandung dan Makassar.
Lima kota tersebut, menurut Suryanti, memiliki potensi besar karena populasinya tinggi, dengan tingkat pendapatan per kapita masyarakatnya juga besar, dan tentu saja memiliki jumlah penduduk usia millenial cukup banyak. “Kami melakukan roadshow untuk melakukan pendekatan langsung ke millenial yang saat ini menjadi segmen yang paling diincar BTN, kami harapkan, KPR BTN Gaess for Millenials ini dapat mendominasi 60 persen dari keseluruhan penyaluran KPR non Subsidi," jelasnya.
Related News
Pefindo Tarik Peringkat OTO Usai Merger dengan SOF
Emiten Ini Pinjam ke Pemegang Saham untuk Lunasi Utang ke Bank
KIJA Akuisisi Kawasan Industri di Jawa Tengah
Target OJK, 2027 Ada Lima Bank Syariah Beraset Jumbo di Indonesia
Fokus Bisnis Konstruksi, ADHI Streamlining Dua Anak Usaha
Tambah Porsi, Tunggal Jaya Kini Kuasai 38,49 Persen Saham IMPC





