Oversubscribed 78 Kali, lIsting Perdana Tera Data Indonusa (AXIO) Langsung ARA

Pencatatan Perdana Saham PT Tera Data Indonusa Tbk dengan kode saham AXIO sebagai Perusahaan Tercatat ke-27 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022
EmitenNews.com—PT Tera Data Indonusa Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Rabu (20/7/2022). Perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan besar komputer dan perlengkapan komputer ini memakai kode saham AXIO dalam perdagangan sahamnya.
PT Tera Data Indonusa Tbk dengan kode saham AXIO sebagai Perusahaan Tercatat ke-27 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022.
AXIO pada perdagangan pertamanya di Bursa Efek Indonesia langsung disambut aksi beli dengan lonjakan harga hingga 28,57 persen atau 40 poin ke level 180 per saham. Hal ini menunjukkan saham AXIO mentok di level tertinggi atau ARA dengan volume saham ditransaksikan sebanyak 24,79 juta, frekuensi sebanyak 980 kali dan nilai transaksi Rp4,58 miliar dalam kurun waktu 2 menit.
Direktur Utama AXIO,Michael Sugiarto,mengemukakan,dalam penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO),AXIO melepas sejumlah 1.040.126.500 saham kepada publik dengan nominal Rp25 per saham.
Besaran Saham yang ditawarkan setara dengan 17,81% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dalam hajatan IPO ini, AXIO meraup dana segar sejumlah Rp 145,617 miliar. Itu berarti harga IPO produsen laptop merk Axioo ini sebesar Rp 140 per saham.
“Investor sangat antusias menyambut saham AXIO. Hal itu terlihat dari tingginya minat Selama masa penawaran,sehingga mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 78 kali,” kata Michael dalam siaran pers Jakarta, Rabu (20/7).
Related News

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar